• Selasa, 16 Agustus 2022

Harga Sembako di Kota Bandung Naik, Apa Penyebabnya ?

- Jumat, 10 Juni 2022 | 08:09 WIB
Wali Kota Bandung Yana Mulyana (tengah) saat pemantauan harga sembako*/ (Humas Pemkot Bandung/)
Wali Kota Bandung Yana Mulyana (tengah) saat pemantauan harga sembako*/ (Humas Pemkot Bandung/)

Purwakarta Online - Harga sembako di Kota Bandung tengah alami kenaikan, seperti telur, daging ayam, gula pasir, minyak curah, cabe merah tanjung, cabe rawit, dan bawang merah.

Pemerintah kota Bandung selalu melakukan pemeriksaan harga dipasar tradisional dan toko ritel modern untuk memantau keadaan harga secara aktual.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah berkata "Setiap seminggu sekali di hari Kamis kami terjun ke tujuh pasar tradisional dan ke tujuh toko ritel modern untuk memantau komoditas bahan makanan di sana"

Komoditas yang mengalami kenaikan antara lain, telur yang sekarang kisarannya Rp29.000-Rp30.000 per kilogram, dengan harga acuan seharusnya Rp24.000. Lalu, daging ayam yang kini harganya Rp38.000 per kilogram yang normalnya Rp35.000.

Baca Juga: Eril Anak Ridwan Kamil Ditemukan Meninggal Dunia 2 Minggu Setelah Pencarian

Kemudian, gula pasir naik menjadi Rp14.000-Rp14.500 per kilogram, di mana harga acuannya Rp13.500.

"Dan yang masih bertengger adalah minyak curah. Harusnya Rp15.500 per kilogram, tapi harga tertinggi yang kami temukan Rp18.000. Namun, sekarang di Kota Bandung sudah ada yang jual sesuai HET," ungkapnya.

Sedangkan harga cabe merah tanjung per kilogramnya mencapai Rp80.000. Bahkan, cabe rawit menyentuh harga Rp100.000. Terakhir bawang merah yang berada di harga Rp50.000-Rp60.000 per kilogram, padahal harga acuannya Rp32.000.

Elly mengatakan, naiknya harga-harga ini disebabkan karena cuaca. Harusnya pada bulan Juni sudah masuk musim kemarau, tapi kondisi saat ini masih musim penghujan. Belum lagi serangan hama yang membuat kualitas menjadi menurun.

Pun dengan daging ayam dan telur. Ia menuturkan, pada musim hujan biasanya ayam mengalami penurunan produksi telur, sehingga menyebabkan harga naik.

Halaman:

Editor: Febri Nugrahadi

Sumber: Bandung.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPK OTT Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo!

Jumat, 12 Agustus 2022 | 18:00 WIB

Mahfud MD akui berperan dalam kasus Ferdy Sambo!

Jumat, 12 Agustus 2022 | 17:00 WIB
X