news

Mahasiswa KKN STAI Al-Badar Cipulus Gotong Royong Atasi Dampak Longsor di Desa Pusakamulya

Jumat, 11 Juli 2025 | 12:54 WIB
Mahasiswa KKN Kelompok 5 STAI Al-Badar Cipulus diterima warga, turun tangan gotong royong atasi dampak longsor di Pusakamulya, Jumat (11/7/2025). (Dok. PURWAKARTA ONLINE/Enjang Sugianto)

“Kami sangat diterima di sini. Kami sangat berterima kasih. Ini pengalaman berharga bagi kami,” ujar Saepullah penuh semangat.

Mahasiswa KKN yang Diterima Warga, Bukan Sekadar Formalitas

Cerita positif ini menjadi angin segar di tengah berbagai isu miring tentang pelaksanaan KKN di beberapa tempat.

Tak jarang KKN dinilai hanya menjadi ajang pencitraan, memunculkan masalah internal kelompok, atau bahkan menimbulkan konflik dengan warga akibat perilaku kurang terpuji.

Baca Juga: Raja Eswatini Mswati III Punya 15 Istri dan 36 Anak, Kini Bertunangan Lagi dengan Putri Zuma!

Banyak mahasiswa KKN di tempat lain mengeluhkan fasilitas yang tidak memadai, biaya yang mahal, hingga kurangnya bimbingan dari kampus.

Bahkan ada yang menilai bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan KKN terbilang rendah.

Namun, di Desa Pusakamulya, mahasiswa STAI Al-Badar Cipulus membuktikan bahwa KKN tetap bisa menjadi ajang pengabdian yang sesungguhnya.

Mereka hadir bukan hanya untuk menyelesaikan kewajiban akademik, tetapi benar-benar terlibat dan membantu masyarakat.

Gotong Royong, Solusi Bersama Atasi Bencana

Warga Desa Pusakamulya sadar betul bahwa perbaikan saluran air dan jalan yang rusak akibat longsor tak bisa menunggu.

Baca Juga: Ternyata Ini Arti Sebenarnya Hari H yang Banyak Orang Tidak Tahu, Bukan Sekadar Tanggal Penting!

Kerja bakti ini menjadi bukti nyata bahwa gotong royong masih menjadi solusi utama dalam menghadapi bencana lingkungan.

Hadir dalam kegiatan tersebut, para tokoh masyarakat seperti Ketua RW 03 Roni Rohendi, Ketua RW 04 Ade Kosasih, hingga Ketua RW 05, serta para ketua RT. Semua bersatu padu demi keamanan dan kenyamanan lingkungan mereka.

Melalui kegiatan ini, KKN menjadi wadah efektif untuk mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat.

Halaman:

Tags

Terkini