PURWAKARTA ONLINE – Kabar mengejutkan datang dari Washington, Amerika Serikat.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, secara resmi mencalonkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai penerima Nobel Perdamaian 2025.
Pernyataan ini disampaikan Netanyahu saat menghadiri jamuan makan malam di Gedung Putih, Senin, 7 Juli 2025 waktu setempat.
Acara tersebut merupakan bagian dari kunjungan resmi Netanyahu ke Amerika Serikat.
Baca Juga: Timnas Putri Gagal ke Piala Asia 2026, Erick Thohir Minta Sabar: Butuh Waktu Bangun Kekuatan Tim
"Dia (Trump) sedang membangun perdamaian saat kita berbicara," ujar Netanyahu kepada wartawan sebelum acara makan malam dimulai.
Jamuan makan ini juga dihadiri sejumlah pejabat tinggi dari kedua negara.
Menurut Netanyahu, Donald Trump layak mendapatkan Nobel Perdamaian 2025 karena dinilai memiliki peran besar dalam menciptakan perdamaian di berbagai kawasan dunia.
Momen ini pun menjadi sorotan media internasional.
Baca Juga: Viral! Penumpang Kereta Api Sancaka Terluka Akibat Lempar Batu di Klaten, KAI Angkat Bicara
Mendengar pencalonan tersebut, Trump merespons dengan penuh apresiasi.
Ia mengaku tersentuh atas pernyataan Netanyahu.
"Ucapan yang datang dari Anda, adalah hal yang sangat bermakna," ungkap Donald Trump menanggapi pencalonannya sebagai penerima Nobel Perdamaian 2025.
Pencalonan ini menuai berbagai reaksi di kalangan publik internasional.