Spekulasi semakin panas dengan adanya rencana pertemuan antara Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, tidak menutup kemungkinan bahwa partainya akan bergabung ke dalam pemerintahan Prabowo.
"Semuanya tidak ada yang tidak mungkin, mungkin saja," ujarnya ketika ditanya wartawan di Hotel Shangri-La, Jakarta.
Namun, Puan tidak memberikan kepastian lebih lanjut mengenai apakah PDIP akan resmi menjadi bagian dari kabinet Prabowo atau tidak.
“Nanti baru diketahui setelah pertemuan,” ungkapnya dengan diplomatis.
Baca Juga: Netizen Gercep Sebar Identitas Pelaku Penganiayaan Pacar di Universitas Trunojoyo Madura!
Ketua DPP PDIP Said Abdullah juga memberikan sinyal serupa.
Menurutnya, pertemuan Megawati dengan Prabowo hanya menunggu momentum yang tepat, dan peluang PDIP masuk kabinet terbuka lebar.
Puan Lebih Aman di Kursi Wapres?
Para pengamat menilai, jika PDIP benar-benar bergabung dengan pemerintahan Prabowo, maka Puan Maharani bisa menjadi kandidat kuat untuk mengisi kursi Wakil Presiden.
Hal ini semakin didukung oleh pandangan beberapa politisi bahwa koalisi Prabowo-Jokowi melalui Gibran kurang solid dibandingkan dengan koalisi Prabowo-Megawati melalui Puan.
Hendri Satrio, analis komunikasi politik, mengungkapkan bahwa peran Jokowi setelah tidak menjabat sebagai presiden seharusnya tidak terlalu besar.
Baca Juga: Jelang Lawan Persija, Persib Kisruh dengan Bobotoh!
Menurutnya, dalam pertemuan antara Jokowi dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beberapa waktu lalu, ada nasihat agar Jokowi memberikan kepercayaan penuh kepada Prabowo untuk menjalankan pemerintahannya.
Ini semakin memperkuat spekulasi bahwa kehadiran Gibran di pemerintahan Prabowo mungkin tidak sepenting yang diperkirakan sebelumnya.