Acara ini sekaligus menjadi wadah untuk mempromosikan kopi lokal dan mengenalkan potensi wisata desa yang kaya akan keindahan alam, terutama di kawasan Ujung Aspal.
Melalui hadjar tani kopi, Desa Pusakamulia berharap dapat menarik lebih banyak perhatian terhadap produk kopi lokalnya serta meningkatkan kunjungan wisatawan yang ingin merasakan keunikan proses pembuatan kopi langsung dari sumbernya.
Baca Juga: Hadjat Tani Kopi di Mata Dispangtan Purwakarta, Wawancara Eksklusif dengan Kurnia Prawira Saputra
Acara ini menjadi langkah penting dalam membangun ekonomi lokal sekaligus memperkenalkan keindahan alam dan budaya Sunda kepada dunia luar.
Kopi dari Desa Pusakamulia diharapkan mampu bersaing di pasar kopi nasional dan internasional, dengan mengedepankan kualitas serta keberlanjutan dalam pengelolaannya.
Kata kunci: Juang Kopi Hajatan, Desa Pusaka Mulia, kopi Gunung Burangrang, promosi kopi lokal, tradisi Sunda, wisata kopi, tasyakur, syukuran petani kopi.***