PURWAKARTA ONLINE - Pergolakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat semakin hangat menjadi perbincangan para pemerhati hingga pelaku politik yang memiliki kepentingan dalam lingkaran tersebut.
Ditambah tahapan Pilkada yang semakin mendekati pada Pembukaan Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati semakin dekat, tinggal beberapa bulan.
Namun, hangatnya Pilkada Purwakarta Tahun 2024 sekarang masih diselimuti tanda tanya besar, meskipun nama-nama yang telah masuk dalam Bursa Pilkada sudah ada belasan nama.
Baca Juga: Melangkah ke Perguruan Tinggi Berkualitas, Panduan Lengkap Pendaftaran UM-PTKIN 2024
Sejumlah Partai Politik yang memiliki kesempatan untuk mengusung Bakal Calon pada Pilkada Purwakarta juga nampaknya masih belum menentukan arah koalisi dan deklarasi Pasangan Calon.
Ketua GMMP Purwakarta, Hikmat Ibnu Ariel menjelaskan beberapa analisa mengenai pertarungan politik yang akan terjadi dalam Pilkada Purwakarta mendatang.
Ariel mengatakan, Pilkada Purwakarta akan diramaikan oleh tiga Paslon yang bertarung memperebutkan pilihan masyarakat Purwakarta.
"Kemungkinan tiga paslon," kata Hikmat Ibnu Ariel saat dimintai pendapat mengenai analisanya untuk Pilkada Purwakarta, Rabu 17 April 2024.
Pilkada 2024 di Purwakarta ada sosok yang menjadi 'King Maker'. Tentunya King Maker tersebut memiliki kepentingan tertentu dan masih dipertimbangkan di Purwakarta.
Baca Juga: Suara Keadilan dalam Pilpres 2024: Megawati, Mahasiswa, dan Amicus Curiae
"Cengkraman sang King Maker di Parpol selain Golkar masih kuat. Beliau tak ingin bertarung secara head to head," tambah Ariel.
Jika tiga Paslon tidak terpenuhi kata Ariel, kemungkinan lain bisa saja terjadi.
Kemungkinan lain yang dimaksud Ariel adalah peta politik pada Pilkada 2018 kembali terjadi di tahun sekarang yaitu ada sosok yang menjadi tumbal Pilkada.