Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kouta PPPK Guru Honorer Purwakarta Terkecil Se-Jabar, Fraksi PKB Usulkan Penambahan Kouta


Purwakarta Online - Ceceng Abdul Qodir, Wakil Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyampaikan Pandangan Akhir saat Sidang Paripurna di Gedung DPRD Purwakarta pada Kamis 30 September 2021.

Ceceng mengatakan, Fraksi PKB mengusulkan Penambahan Kouta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru Honorer Di Kabupaten Purwakarta. Usulan ini juga didasari kuota PPPK di Purwakarta paling kecil dibandingkan daerah lain di Provinsi Jawa Barat, yakni hanya 49 orang.

"Kami memahami PPPK ini menjadi beban pemerintah daerah, tapi kami mengingatkan bawa guru ini jasanya cukup besar bagi dunia pendidikan di Purwakarta," kata Ceceng.

"Kami (Fraksi PKB) usulkan kuota PPPK Guru Honorer di Purwakarta supaya ditambah," kata Ceceng, saat dihubungi Purwakarta Online, Jumat (1/10/2021).


Menurut Ceceng menjadi Guru Honorer memikul beban dan tanggung jawab yang sangat besar. Bahkan dirinya mengaku selama 15 tahun pernah mengabdi menjadi Guru Honorer.

"Hanya yang pernah menjadi Guru Honorer bisa merasakan besarnya beban dan tanggung jawab menjadi seorang guru, 15 Tahun pernah mengabdi menjadi Guru Honorer," kata Ceceng.

Mewakili kebutuhan masyarakat di bidang pendidikan, Ceceng sebagai politisi memanfaatkan betul perannya untuk memperjuangkan aspirasi para guru honorer. Tingkat kesejahteraan pengajar menurutnya akan bermuara pada peningkatan kualitas pendidikan di masyarakat.

"Maka ketika ada kesempatan memperjuangkan Hak Guru honorer saya sampaikan dalam sidang Paripurna. Atas usulan dan aspirasi dari beberapa sehabat perjuangan kami yang saat ini menjadi Guru Honorer," terang Ceceng.

Dia mengaku prihatin masih ada guru honorer yang telah mengabdikan dirinya lebih dari 10 tahun, namun hanya mendapatkan honor Rp200.000 sampai Rp300.000 per bulan.

Honor yang diterima Guru Honorer menurut Ceceng tidak sebanding dengan beban juga tanggung jawab dalam mendidik para siswa di sekolah.

"Untuk itu, kami berharap ada penambahan kuota PPPK di Purwakarta sebagai peningkatan kesejahteraan bagi guru honorer," ujar Ceceng.

Menjelaskan poin utama usulan Fraksi PKB dalam Rapat Paripurna tadi malam, Ceceng menegaskan sikap Fraksi PKB mengenai penembahan Kuota PPPK Guru Honorer.

Ceceng juga meminta dukungan masyarakat, terutama dari para Guru Honorer yang ada di Kabupaten Purwakarta, agar apa yang diusulkan DPRD Fraksi PKB Kabupaten Purwakarta bisa terealisasi.

"Kami sampaikan dalam Rapat Paripurna, Fraksi PKB DPRD Purwakarta mengusulkan Penambahan Kouta PPPK Guru Honorer di kabupaten Purwakarta. Semoga bisa di realisasikan, kami mohon doanya dari sehabat sehabat Guru Honorer," pungkas Ceceng. (enjs)

Posting Komentar untuk "Kouta PPPK Guru Honorer Purwakarta Terkecil Se-Jabar, Fraksi PKB Usulkan Penambahan Kouta"