Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

OPOP Jabar, One Pesantren One Product

Purwakarta Online - Program One Pesantren One Product (OPOP) bertujuan untuk menciptakan kemandirian umat melalui para santri, masyarakat dan Pondok Pesantren itu sendiri, agar mampu mandiri secara ekonomi, sosial dan juga untuk memacu pengembangan skill, teknologi produksi, distribusi dan pemasaran.

Melalui sebuah pendekatan inovatif dan strategis dari Pemprov Jabar bersama Dinas KUKM Provinsi Jawa Barat, memastikan seluruh Pondok Pesantren di Jawa Barat dapat memperoleh akses atas program pemerintah dalam sektor pemberdayaan ekonomi, teknologi dan produksi yang efisien, tepat serta modern di era digital saat ini. 

Seluruh pesantren yang terpilih melalui seleksi nantinya akan diberikan program pembinaan terpadu dan juga ditingkatkan kemampuan daya saing ekonominya serta didampingi untuk proses pengembangan usahanya, bersinergi dalam jaringan bisnis yang potensial hingga mereka berhasil menjadi sebuah Pondok Pesantren yang mandiri.

Syarat dan pendaftaran calon peserta OPOP adalah :

  1. Pesantren berada di Jawa Barat
  2. Memiliki visi dan niat kuat
  3. Memiliki potensi usaha
  4. Memiliki SDM yang memadai
Hari ini kita mulai Langkah 1, Yaitu 1 PESANTREN 1 PRODUK agar pesantren bisa mandiri secara ekonomi. Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membantu pelatihan wirausaha, permodalan, packaging design dan marketingnya dalam berbagai platform online.

Mengapa OPOP

Sebagian besar pesantren di Jawa Barat belum mampu mandiri secara ekonomi untuk membiayai kebutuhan operasional maupun pengembangan sarana dan prasarana pesantren.

Target OPOP

Pesantren yang memiliki visi dan niat untuk menjalankan usaha, memiliki SDM, memiliki lahan, ketersediaan bahan baku, potensi pasar dan lain-lain.

Tujuan OPOP

Membangun kemandirian pesantren melalui pemberdayaan ekonomi dengan cara membantu pesantren dalam memilih komoditi yang laku di pasar, memberi pelatihan dan pendampingan.

Total jumlah pesantren yang mengikuti program OPOP pada periode 2019-2020 mencapai 1574 Pesantren. Tersebar di 27 Kota/ Kabupaten di Provinsi Jawa Barat, dengan 10 Bidang Usaha. (*)

Sumber: Jabarprov.go.id

Posting Komentar untuk "OPOP Jabar, One Pesantren One Product"