Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Petani Upacara 17 Agustus di Puncak Burangrang


Purwakarta Online - Para petani melaksanakan upacara di gunung Burangrang, di lokasi dengan ketinggian sekitar 1200 meter di atas permukaan laut.Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-76.

Sejak diumumkan darurat pandemi covid-19 pada 3 Maret 2020 lalu, upacara ini mereka lakukan yang kedua kalinya. 17 Agustus 2020 lalu para petani yang sama juga melaksanakan upacara, setelah mendapat kabar tidak bisa ikut merayakan HUT RI sebagaimana biasanya.

Video Petani Upacara 17 Agustus di puncak Burangrang, tahun 2020

Pesan Pembina Upacara

Asep Rahmat Saleh Setiaji alias Za'enx, Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Giri Pusaka, yang bertindak selaku Pembina Upacara berpesan kepada peserta upacara agar menjaga semangat sebagai petani.

"Kaum petani harus merasa bangga. Kenapa? Karena kita kehilangan perakit mobil, kita masih bisa jalan kaki. Kehilangan ahli komputer segala macemnya, masih bisa dengan cara yang lain. Tapi kehilangan petani kita bisa mati, maka kita harus bangga jadi petani!" Tegas Za'enx, Selasa (17/8/2021).

Za'enx selanjutnya berpesan agar petani bisa bekerja dengan santun. Menyatu dengan alam dan menghargai alam, dengan cara menjaga keseimbangan ekosistem.

Kemudian, sebagai ketua Za'enx mengajak petani untuk terus meningkatkan kapasitas kemampuan dan menambah ilmu agar hasil pertanian meningkat.

"Saya sarankan untuk bertani dengan santun, menyatu dengan alam, menghargai alam. Dan tidak lupa mencari ilmu yang tepat, agar bertani kita bisa cepat menghasilkan," pesan Zaenx.

Meskipun berada di zona yang jauh dari keramaian, peserta upacara tetap menerapkan protokol kesehatan. Seperti penggunaan masker dan menjaga jarak aman. (enjs)

Posting Komentar untuk "Petani Upacara 17 Agustus di Puncak Burangrang"