Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Miras Oplosan Renggut Nyawa di Pesta Bujang. Kapolsek Plered: Miras dibawa dari Bekasi

Ilustrasi Miras Oplosan (source: RRI)

Purwakarta Online - Polisi terus melakukan penyelidikan kasus pesta miras oplosan ketika acara lepas bujang hingga menewaskan satu orang. Dalam penyelidikan polisi terungkap miras tersebut merupakan campuran berbahaya dari sejumlah bahan .

Kapolsek Plered, Kompol Winarsa, mengungkapkan, kasus ini masih dalam penyidikan. Berdasarkan keterangan sementara dari beberapa saksi, minuman keras oplosan yang diminum korban dibawa dari Bekasi.

"Minuman beralkohol itu kemudian dicampur dengan air putih, sirup serta beberapa suplemen dan campuran lainnya," ujarnya, Minggu (1/8/2021)

Adapun korban meninggal berinisial IT (23) dan korban kritis RF (20). Sementara tiga lainnya berinisial R (26), D (35) dan DN (29) saat ini sudah berangsur membaik setelah mendapat perawatan. Korban meninggal pada Sabtu (31/7/2021) malam setelah dua hari merasakan dampak dari miras tersebut.

Dari informasi yang didapat, pesta miras itu digelar pada Rabu (28/7/2021) malam yang melibatkan sedikitnya 10 orang pemuda dalam rangka melepas bujang warga setempat yang pernikahannya akan digelar sehari berikutnya.

"Korban yang menenggak minuman keras oplosan itu rata-rata mengalami gejala nyeri dada, lemas, mual, pusing dan muntah-muntah,"kata Kompol Winarsa.

Selain memeriksa sejumlah saksi, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti miras oplosan yang diminum para korban.

"Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan. Saat ini masih proses penyelidikan," ucapnya. (*)

Sumber: iNews Jabar

Posting Komentar untuk "Miras Oplosan Renggut Nyawa di Pesta Bujang. Kapolsek Plered: Miras dibawa dari Bekasi"