Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 Presiden Dengan Latar belakang Petani

petani-jadi-presiden-latar-belakang-keluarga-terpilih-castillo-pedro-evo-morales
Pedro Castillo, petani miskin yang terpilih jadi presiden Peru

Purwakarta Online - Ada peribahasa yang menyebut bahwa hidup itu seperti roda berputar. Terkadang di atas dan kadang di bawah. Seperti itulah kehidupan manusia yang juga mengalami pasang surut kehidupan. Sama seperti sejumlah presiden di dunia yang pernah menjadi orang nomor satu di Negaranya masing-masing.

Sebelum menduduki jabatan tertinggi tersebut, mereka pernah berprofesi sebagai petani dan peternak. Bahkan, beberapa dari mereka ada yang betul-betul lahir dari keluarga petani.

Namun, beberapa presiden ini membuktikan bahwa hidup harus selalu optimistis. Sebab, mereka bisa menjadi orang nomor satu di negaranya berkat ketekunan dan kerja keras.

Seperti dikutip dari beberapa sumber terkemuka, berikut 10 presiden yang sebelumnya berprofesi sebagai petani:


1. Abraham Lincoln


Abraham Lincoln dilahirkan dari keluarga petani. Bersama ayah dan ibunya, mantan Presiden Amerika Serikat ini pernah pindah ke Indiana dan membuat perkebunan dan peternakan seluas 160 hektar.

Pria kelahiran Knob Creek, Kentucky ini juga pernah menyampaikan pidato kepada masyarakat yang berprofesi sebagai petani di negara bagian Wisconsin.

Dalam pidatonya, Abraham Lincoln menyemangati warga agar terus menjalankan profesi peternak dan petani, sebab sebelum jadi presiden ia lekat dengan dunia itu.

2. Theodore Roosevelt


Theodore Roosevelt sudah mencintai dunia peternakan sejak muda. Bahkan, saat pertama kali menginjakkan kaki di negara bagian Dakota, Theodore Roosevelt muda pernah berburu kerbau.

Saat mengetahui bahwa usaha peternakan adalah bisnis yang menjanjikan, ia menginvestasikan 14 ribu dolar Amerika untuk membangun peternakan sendiri.

Bahkan, pada tahun 1884, nilai investasinya meningkat hingga 26 ribu dolar Amerika. Hingga kini, peternakan milik Theodore Roosevelt masih dapat dikunjungi dan telah berubah nama menjadi National Parks Service.

3. Harry S. Truman


Harry S. Truman adalah Presiden Amerika Serikat ke-33 (1945–1953). Sebelumnya, Truman menjabat wakil presiden Amerika Serikat. Ia menggantikan Franklin D. Roosevelt setelah sang presiden wafat.
Selain dikenal sebagai presiden, ia juga dikenal sebagai seorang petani. Sewaktu muda, ia menjadi petani di tanah milik sang ayah yang terletak di Missouri.

Pada tahun 1906, Harry bekerja di pertanian selama 11 tahun, mengambil tanggung jawab penuh dari peternakan setelah ayahnya meninggal pada tahun 1914.

4. Bill Clinton


Lewat latarbelakangnya sebagai petani, Bill Clinton sangat paham dengan isu keamanan dan ketahanan pangan. Hal itu dikarenakan ia pernah memiliki pertanian dan peternakan di Arkansas.

Ia bahkan pernah bercerita bahwa sewaktu muda gemar memilih bibit kacang, jagung hingga tomat. Dirinya juga rajin menyiram tanaman dan memberikan makanan kepada hewan-hewan ternaknya.

5. Jimmy Carter


Jimmy Carter telah lama dikenal sebagai seorang petani yang jadi presiden. Carter dibesarkan dan tumbuh di tengah-tengah kehidupan keluarga yang berprofesi sebagai petani di Plains, Georgia.

Setelah kematian ayahnya pada tahun 1953, Carter mengambil alih operasi harian pertanian milik keluarganya. Selama jadi petani, ia juga pernah merugi akibat kekeringan yang terjadi pada 1954.

6. Pedro Castillo


Setelah unggul dengan meraih 50,12 persen suara pada pemilu presiden, Pedro Castillo resmi dilantik sebagai Presiden Peru kelima pada Rabu (28/07/2021). Castillo yang merupakan kandidat dari partai Marxis-Leninis Peru Libre itu, merupakan seorang petani dan guru sekolah dasar.

“Ini kali pertama negara kita akan diperintah oleh petani, seseorang yang dimiliki seperti banyak warga Peru lainnya, untuk sektor yang telah tertindas selama berabad-abad,” ucap Castillo dalam pidato perdananya sebagai presiden di hadapan Parlemen Peru.

Castillo menyatakan, ingin mengakhiri penyalahgunaan monopoli harga tinggi layanan dasar dan energi dan obat-obatan.

“Kami ingin mengakhiri penyalahgunaan monopoli harga tinggi layanan dasar dan energi dan obat-obatan. Kami ingin ekonomi keluarga lebih stabil,” imbuhnya.

Pendukung Castillo sebagian besar merupakan orang miskin dan mereka yang tinggal di pedesaan berkebangsaan Amerika Selatan. Sosialis yang dikenal rendah hati tersebut, turut berjanji untuk menangani pandemi COVID-19.

Di Peru sendiri hampir 200 ribu orang meninggal karena COVID-19, serta pandemi juga menyebabkan lebih dari tiga juga orang kehilangan pekerjaan.

Di sisi lain Castillo memastikan, selama menjabat sebagai presiden Peru untuk periode 2021-2026, dirinya memprioritaskan pemberantasan korupsi dan akan mengusulkan kerangka konstitusi yang baru.

“Saya bersumpah atas nama rakyat Peru untuk negara ini tanpa korupsi dan dengan konstitusi yang baru. Saat ini pemerintahan rakyat telah tiba untuk memerintah dengan rakyat dan untuk rakyat,” ungkap Castillo.

Keluarga besar Pedro Castillo dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan mewakili rakya miskin serta pedesaan.

Castillo dan istrinya, Lilia Paredes merupakan guru di sekolah dasar selama 25 tahun. Lilia Paredes mengatakan, sepenuhnya mendukung pemerintahan sang suami yang akan bekerja demi kesejahteraan rakyat.

“Kami akan bekerja untuk rakyat yang paling memerlukan, untuk rakyat miskin. Itulah dia. Saya percaya itu sangat penting, bukan? Untuk bekerja dan menggapai apa yang tidak pernah dilakukan oleh seorang presiden dan melakukan sesuatu untuk orang-orang itu,” kata Paredes dalam wawancara di Associated Press.

Pedro Castillo, 51, merupakan presiden pertama di Peru dari kalangan petani dan guru sekolah dasar. Castillo dikenal sebagai sosok sederhana yang bahkan tidak memiliki properti di Ibu Kota Lima.

Usai dilantik sebagai presiden, Castillo dan keluarga besarnya akan meninggalkan rumah sederhana mereka yang terletak di pegunungan Andes yang telah dihuni selama 20 tahun terakhir.

Dilansir Detik.com rival Castillo pada pemilu presiden Keiko Fujimori yang memenangkan 49,87 persen atau 44,000 suara, dilaporkan menolak mengakui hasil penghitungan dan mengajukan gugatan.

7. Evo Morales


Evo Morales lahir pada 26 Oktober 1959 di desa terpencil di sebelah barat Oruro. Ia merupakan warga asli Bolivia, suku Aymara. Semasa kecil hingga remaja Morales bekerja sebagai petani koka. Koka adalah bahan utama untuk obat terlarang kokain.

Selama ribuan tahun, di wilayah pegunungan Andes koka dipakai untuk kegiatan keagamaan lokal, serta obat penawar mengatasi penyakit ketinggian dan stimulan ringan. Morales pun pada awal masuk dunia politik menjabat sebagai ketua persatuan petani koka.

Pada 2002 dengan jabatan sebagai ketua petani koka, Morales maju di pemilu Bolivia. Ia berjanji akan menyejahterakan petani dan warga asli Bolivia. Morales menyatakan selama berabad-abad kelompok itu menderita diskriminasi dan marginalisasi.

Sayangnya percobaannya pada 2002 gagal. Tiga tahun sesudahnya, Morales kembali maju dalam pertarungan merebut kursi presiden dan berhasil mendapat kemenangan.

8. Jovenel Moise


Mendiang Presiden Haiti Jovenel Moise tidak bisa disebut sebagai presiden yang demokratis. Masa kekuasaannya bahkan dinodai permainan kekuasaan. Kekuasaan itu akhirnya berakhir ketika ia dibunuh 7 Juli lalu.

Pada 1996, Moise menikahi teman sekelasnya, Martine Joseph. Pasangan ini kemudian pindah ke Port-de-Paix. Di sanalah Moise mulai membuka usaha pertamanya di bidang perbengkelan, JOMAR Auto Parts. Dalam kurun waktu 20 tahun berikutnya, Moise membangun bisnisnya dan memiliki perkebunan pisang.

Moise memiliki berbagai bidang usaha, mulai dari pabrik air, panel surya, dan perkebunan pisang seluas 10 hektare di Nord-Quest. Hal itu membuatnya mendapatkan reputasi di lingkungan agrobisnis dan politik Haiti. Moise pun memiliki koneksi dengan presiden Haiti sebelumnya, Michel Martelly.

Koneksi tersebut yang membuat Martelly memilih Moise pada 2015 sebagai penggantinya dan kandidat untuk partai Haitian Tèt Kale. Namun, pemilu tahun itu dibatalkan karena penipuan dan kekerasan yang mencegah hampir 80 persen warga Haiti untuk memilih. Tahun berikutnya, Moise memenangkan pemilu yang tertunda dengan hanya memperoleh 600 ribu suara.

Moise resmi menjabat sebagai presiden pada 2017. Kala itu Haiti, yang merupakan negara termiskin di Amerika, masih berusaha pulih dari gempa dahsyat 2010 dan badai Matthew.

9. George Washington


George Washington adalah presiden pertama Amerika Serikat, yang dikenang sebagai seorang bapak pendiri Amerika Serikat dan pimpinan tertinggi Angkatan Bersenjata Kontinental untuk memenangkan Perang Revolusioner.

Biografi George Washington menyebutkan bahwa ia adalah seorang petani yang memiliki perkebunan di Virginia, sebelum menjabat sebagai seorang jenderal dan panglima tertinggi dalam tentara kolonial selama Perang Revolusi Amerika.

Kemudian, menjadi presiden pertama Amerika Serikat dari 1789 hingga 1797. Washington lahir pada 22 Februari 1732 di Westmoreland County, Virginia. Dia anak pertama dari 6 bersaudara, pasangan Agustinus Washington dan Mary Ball, seperti yang dilansir dari Biography.

Washington lahir dari pernikahan kedua ayahnya dengan Maria. Dia menikahi istri pertamanya, Jane Butler, dan mereka memiliki 3 anak. Jane meninggal 1729 dan Agustinus menikahi Mary Ball pada 1731.

Ayah Washington adalah seorang pria ambisius yang memperoleh tanah, mempekerjakan orang, membangun pabrik, dan menanam tembakau.

10. George W. Bush


Seperti Lyndon B. Johnson, Bush selalu sibuk dengan peternakan. Pada tahun 1999 dia membeli Prairie Chapel Ranch, di McClean County Texas, dengan harga sekitar $ 1,3 juta. Selama masa kepresidenannya, peternakan itu sering disebut sebagai "Gedung Putih Barat". Hingga kini Bush masih memiliki peternakan itu dan berlibur di sana. (*)

Sumber-sumber

Liputan 6
https://www.google.com/amp/s/m.liputan6.com/amp/3795855/tak-disangka-5-presiden-ini-dulunya-petani-dan-peternak

RRI
https://m.rri.co.id/internasional/1131830/pedro-castillo-petani-yang-jadi-presiden-peru

Republika
https://www.republika.id/posts/18410/moise-petani-pisang-yang-jadi-presiden

Kompas
https://www.google.com/amp/s/amp.kompas.com/internasional/read/2021/07/04/152927770/george-washington-petani-virginia-yang-jadi-presiden-pertama-amerika

Sari Agri
https://m.sariagri.id/article/amp/64649/ternyata-7-mantan-presiden-as-ini-dulunya-adalah-petani

Posting Komentar untuk "10 Presiden Dengan Latar belakang Petani"