Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sabu-sabu disusupkan ke Lapas Purwakarta

Lapas Purwakarta (Foto: Ayo Purwakarta)

Purwakarta Online - Dua orang tidak dikenal terekam kamera CCTV Lapas Kelas II B Purwakarta melempar bungkusan barang mencurigakan ke dalam Lapas.

Kalapas Kelas II B Purwakarta, Sopiana, mengatakan, peristiwa yang terekam kamera CCTV tersebut terjadi pada pukul 01.30 WIB dini hari, Selasa, (27/7/2021).

"Pada saat patroli, petugas jaga menemukan benda mencurigakan di blok B, persisnya di lapangan yakni satu bungkus plastik yang diduga narkoba," kata Sopiana, saat ditemui di Lapas Kelas IIB Purwakarta.

Bungkusan tersebut diselimuti lakban berwarna hitam serta dibungkus kembali menggunakan botol parfum dan dimasukkan ke dalam korek kayu yang dibalut kembali menggunakan tisu.

Setelah diperiksa dan dibongkar oleh petugas lapas, dalam bungkusan tersebut terdapat satu paket narkoba jenis sabu-sabu dengan berat kurang lebih 5 gram.

"Tadi sudah kita buka secara bersama-sama dengan pihak Polres Purwakarta bahwa barang tersebut barang mencurigakan tersebut duga narkoba jenis sabu dengan berat kurang lebih sekitar 5 gram," ujarnya.

Menurut Sopiana, kuat dugaan barang itu dilempar dari luar lapas melewati tembok benteng setinggi lebih dari empat meter dengan kawat satu meter oleh dua orang yang menggunakan sepeda motor.

"Setelah kami cek CCTV, kurang lebih 01.30 WIB ada lemparan dari luar oleh dua orang yang mengendarai motor, akan tetapi tidak kelihatan karena posisi gelap sehingga tidak terlihat jelas pelaku yang melempar barang tersebut," ucapnya.

Dengan adanya kasus kali ini, pihak lapas langsung berkoordinasi dengan pihak dari Polres Purwakarta yang nantinya kasus tersebut akan ditindak lanjuti guna mengetahui pasti pelaku pelemparan barang haram tersebut ke dalam lapas. (*)

Sumber:

https://www.google.com/amp/s/jabar.tribunnews.com/amp/2021/07/27/dua-orang-tidak-dikenal-terekam-cctv-lempar-barang-ke-lapas-purwakarta-saat-dibongkar-ternyata-sabu

Posting Komentar untuk "Sabu-sabu disusupkan ke Lapas Purwakarta"