Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara milenial wujudkan kemapanan finansial (2) Strategi investasi jangka panjang


Purwakarta Online – Para Milenial berusia relative masih muda, memiliki kesempatan luas untuk mengatur finansial dan merencanakan keuangan Anda, sisihkan sebagian dana untuk investasi jangka panjang.

Jika dinilai sekarang, investasi belum memberikan efek apapun dalam keuangan. Namun, di masa depan, investasi menjanjikan kemapanan finansial.

Itulah tujuan Anda sebagai generasi millennial yang mengejar kesuksesan finansial, bukan?

Supaya investasi tidak terbawa arus pasar yang dinamis, Anda harus membuat perencanaan matang.

Salah satunya adalah menyusun strategi investasi jangka panjang. Dengan strategi, tujuan investasi lebih mudah tercapai.

Nah, sebagai referensi, Anda bisa menerapkan beberapa tips dan strategi berikut ini. 

Strategi investasi jangka panjang untuk milenial


1. Pengeluaran Berubah Menjadi Investasi 

Jika Anda adalah generasi Millennial yang menunda investasi selama bertahun-tahun, maka penyebab utamanya sebenarnya adalah kebingungan membedakan yang mana kebutuhan dan keinginan.

Beberapa hal yang awalnya berupa keinginan seperti paket data, TV kabel, kopi mahal, pakaian bermerk lama-lama berubah menjadi kebutuhan.

Coba selidiki lagi, mungkin ada pengeluaran yang sebenarnya tidak perlu karena bukan kebutuhan.

Sisihkan lebih banyak uang untuk investasi dan jangan menundanya.

Semakin banyak uang yang diinvestasikan, maka akan semakin berpotensi untuk bertambah.

Investor yang memulai lebih awal, melatih kesabaran dan tetap pada strategi investasi jangka panjang sering mendapatkan hasil terbaik dan kesuksesan finansial.

Contohnya, saat kita mulai bekerja di kisaran usia 20 – 30 tahun, tiap tahunnya kita menyisihkan Rp 10.000.000,-/tahun untuk investasi, atau minimal ditabung untuk persiapan pensiun. Hasilnya pasti akan lebih memuaskan.


2. Diversifikasi Investasi

Diversifikasi merupakan cara investasi dengan membuat portofolio beragam untuk mendapatkan keuntungan lebih banyak dan menghindari kerugian.

Strategi ini pernah disarankan secara tersirat oleh Warren Buffett—pebisnis asal Amerika Serikat.

Ia mengatakan, bahwa sebaiknya investor tidak meletakkan telur dalam satu keranjang.

Lalu, bagaimana cara melakukan diversifikasi yang tepat?

Caranya, Anda harus menghindari investasi pada instrumen yang berkarakter sama.

Sebagai contoh, investasi awal ditanamkan untuk saham reksa dana.

Jika ingin berinvestasi lagi, sebaiknya ambil jenis lain, semisal pasar uang dan emas.

Meski nantinya mendapatkan nilai pengembalian kurang maksimal, trik ini menjauhkan Anda dari kerugian.

Satu hal lagi; diversifikasi investasi jangka panjang memerlukan waktu cukup lama untuk menikmati hasilnya.

Semakin lama waktu investasi, imbal hasil yang Anda dapatkan semakin besar.


3. Memilih Investasi yang Tepat

Ada beragam investasi jangka panjang yang bisa Anda coba. Pastinya Anda harus memahami betul seluk beluk investasi tersebut sebelum mencobanya.

Jangan sampai Anda hanya berinvestasi mengandalkan emosi sesaat namun setelahnya karena kurangnya pengetahuan Anda, hasilnya jadi tidak maksimal.

Berikut adalah beberapa investasi jangka panjang yang bisa Anda coba. 

Investasi untuk milenial


a. Investasi emas

Semua orang tentu sudah mengetahui kalau emas merupakan salah satu jenis investasi yang menjanjikan.

Pasalnya, investasi yang satu ini tidak akan tergerus inflasi layaknya investasi mata uang kertas.

Salah satu alasan yang menyebabkan emas menjadi investasi yang menjanjikan adalah harganya yang terus menanjak.

Sebagai sumber daya yang tidak dapat diperbarui, permintaan pasar akan emas akan selalu besar.

Selain itu, emas juga dianggap sebagai investasi yang cukup aman karena minim risiko terutama saat pasar saham sedang mengalami penurunan.

Satu lagi kelebihan dari investasi yang satu ini, yakni mudah untuk diubah ke dalam bentuk lainnya, yaitu uang.

Manfaatkan layanan investasi emas dari Pegadaian dan sesuaikan dengan keinginan Anda. Anda bisa mencoba Emas maupun cicilan emas melalui layanan Emasku.

b. Properti

Properti merupakan salah satu jenis investasi yang sudah terbukti keuntungannya di masa depan. Pasalnya, harga tanah setiap tahun pasti akan naik.

Sayangnya banyak generasi Millennial yang enggan terjun ke investasi yang satu ini dengan alasan modal yang tidak mencukupi, padahal sekarang ada banyak cara investasi properti.

Anda bisa melakukan skema crowdfundingatau pembelian kolektif yang memungkinkan Anda untuk patungan membeli properti.

Nilai imbal hasilnya nanti akan Anda dapatkan dari hasil sewa bulanan properti tersebut.

c. Reksa Dana Saham

Terdapat tiga jenis investasi yang dapat Anda pilih jika memilih reksa dana saham, yakni saham, obligasi, dan pasar uang.

Setiap jenisnya memiliki risiko berbeda yang dapat Anda sesuaikan dengan keinginan.

Bagi Anda yang memiliki dana cukup besar, reksa dana ini merupakan salah satu jenis investasi yang sesuai ketika Anda menginginkan investasi jangka panjang.

Demikian tadi strategi investasi jangka panjang yang bisa Anda terapkan. Investasi merupakan cara tepat untuk mendapatkan sumber penghasilan kedua setelah gaji atau pendapatan pokok Anda.

Mengenai hal ini, Warren Buffet pernah mengungkapkan, jika sampai saat ini, seseorang belum bisa menghasilkan uang ketika tidur, berarti ia harus bekerja keras hingga mati. Karena itu, jangan pernah ragu berinvestasi.

Selamat menerapkan langkah-langkah cerdas finansial ini. Semoga Anda bisa mendapatkan kesuksesan finansial yang Anda impikan.

Sebagai generasi Millennial, Anda harus bisa memanfaatkan kesempatan yang ada untuk meraih tujuan finansial yang Anda impikan. Maksimalkan pendapatan dan investasi Anda sekarang juga. (*)

Posting Komentar untuk "Cara milenial wujudkan kemapanan finansial (2) Strategi investasi jangka panjang"