Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Rahmat, Slanker Purwakarta: Abdee punya kompetensi buat jadi Komisaris Telkom

Rahmat Slanker dan Abdee Slank

Purwakarta Online - Hebohkan jagat media sosial, terjadi saat Abdee Slank atau Abdi Negara Nurdin diangkat menjadi salah satu komisaris PT. Telkom Indonesia, Tbk(Persero).

Pro dan kontra tidak bisa dihindarkan, sehingga berdasarkan pemberitaan media pada hari Sabtu (29/5/2021), topik mengenai Abdee masuk dalam daftar trending topic Indonesia.

Ada lebih dari 13 ribu cuitan dengan topik tersebut memenuhi lini masa Twitter. Berbagai ungkapan kekecewaan dan dukungan diutarakan oleh publik melalui jejaring media sosial.

Pendapat Slanker asal Purwakarta  


Melalui sambungan telepon, Purwakarta Online mewawancarai salah satu Slanker asal Purwakarta, Rahmat. Ia telah menjadi Slanker sejak masa SMP.

Ketika ditanya mengenai isu pengangkatan Abdee Slank menjadi Komisaris PT. Telkom Rahmat menyatakan bahwa hal tersebut sangatlah wajar. Karena menurutnya, Abdee Slank adalah sosok musisi yang memiliki kompetensi.

"Tidak ada yang salah, Abdee punya kompetensi kok (untuk jadi Komisaris). Selama ini memang, publik hanya lihat Abdee sebagai gitaris Slank, jadi wajar juga kalau heboh sih," ujar Rahmat, atau akrab disapa Mamat Slanker.

Rahmat mengaku selalu mengikuti perkembangan band favoritnya tersebut, sehingga tahu apa yang dikerjakan oleh personil Slank dia selalu tahu.

"Saya ikuti apa-apa perkembangan Slank, apa yang personilnya kerjakan. Termasuk bisnis dan proyek musik sampingan mereka di luar Slank," lanjut Rahmat.

Abdee punya kreativitas besar  


Abdee Negara bagi Rahmat bukanlah personil biasa, daya kreativitas yang dimiliki Abdee sangat besar. Selain bersama Slank, Abdee juga produktif bekerja bersama musisi lainnya.

Sejak masuk Abdee Negara, menurut Rahmat Slank menjadi sangat produktif berkarya. Diantaranya membuat album 'Tujuh' pada 1997, 'Mata Hati Reformasi' pada1998, 'Virus' di tahun 2001, 'Anthem for The Broken Hearted' di tahun 2009, 'I Slank U' pada tahun 2012 dan 'Slank Nggak Ada Matinya' di tahun 2013.

Bagi Rahmat, Abdee tidak cuma 'bekerja' di gitar, Abdee juga mampu menjadi produser. Abdee pernah membidani sejumlah proyek musik, diantaranya Serious Band, Maleo Music bersama The Painkillers dan Marshanda. Di samping itu ada pula proyek kolaborasi dengan Sherina Munaf, Agnes Mo dan The Brandals.

Abdee Slank punya pengalaman bisnis


Rahmat mengajak publik agar bersama-sama melihat sosok Abdee Negara yang seutuhnya, seperti kiprah Abdee di dunia bisnis.

Abdee Negara diketahui menjabat sebagai Komisioner di dua perusahaan berbeda yakni Komisioner PT. Sugih Reksa Indonesia (2020-sekarang) dan PT. Nagara Sains Ekosistem (2021-sekarang).

"Anda tahu bagaimana Abdee di dunia bisnis? Cari tahu, gampang kok. Di google aja banyak infonya." Ajak Rahmat.

"Jadi komisioner bagi Abdee Slank ya bukan kali ini saja Pak. Lihat jejaknya di PT. Nagara Sains, lalu di Sugih Reksa (PT)," paparnya.

Selain sebagai komisaris, Abdee Negara juga membangun bisnis, seperti PT. Hijau Multi Kreatif (2005- sekarang) dan Maleo Music (2009-sekarang).

"Saya yakin, Erick Thohir (Menteri BUMN) selektif. Tidak mungkin sembarangan," kata Rahmat.

Visi bernegara dari Abdee Negara


Bagi Rahmat, Abdee adalah sosok pribadi yang memiliki visi yang bagus, baik secara individu, band maupun bagi bangsa ini. Rahmat yakin, Abdee berperan besar dibalik berhentinya personil Slank dari cengkraman Narkoba.

"Dia (Abdee) bersih, gak pakai narkoba. Saat Slank umumkan stop (dari narkoba), saya yakin ada peran Abdee di situ," ungkap Rahmat.

Melalui Slank, secara langsung atau tidak, Abdee berperan banyak dalam mengkampanyekan gerakan anti narkoba. Rahmat melihat dari internal para Slankers di Indonesia, banyak yang memutuskan berhenti menggunakan narkoba setelah pengumuman Slank tersebut.

"Kita lihat efeknya, besar. Sangat besar, di lingkungan kami aja, para Slankers banyak yang berusaha berhenti (pakai narkoba), setelah Slank umumkan berhenti," ujarnya.

Sebagai penutup, Mamat Slanker mengungkapkan bahwa Abdee adalah penyelemat Band Slank dari efek buruk narkoba. Kemudian membuka jalan, bagi jutaan fans Slank untuk bersama-sama berhenti dari narkoba.

Abdee juga mengenyam pendidikan yang cukup sehingga wawasannya luas, serta punya visi yang baik bagi bangsa dan negara Indonesia. Ditambah dengan pengalaman membangun bisnis di era digital, serta pengalaman menjadi komisioner di beberapa perusahaan, Abdee sangat pantas didapuk jadi Komisaris PT. Telkom. (enjs)

Referensi:

https://www.gelora.co/2021/05/abdee-slank-jadi-komisaris-pt-telkom.html

https://www.google.com/amp/s/www.cnnindonesia.com/hiburan/20210529075757-234-648155/jejak-karier-abdee-slank-hingga-jadi-komisaris-telkom/amp

https://www.google.com/amp/s/www.idxchannel.com/amp/economics/jadi-komisaris-telkom-ini-kiprah-abdee-slank-di-dunia-bisnis

Berlangganan via Email