Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Tampung aspirasi KSP Mania, Bah Toha luncurkan Kopi Celup. Praktis diseduh!


PurwakartaOnline.com - Pada tanggal 19 Nopember 2020 lalu, Bah Toha meluncurkan Kopi Celup KSP. Kopi Celup KSP adalah inovasi terbaru Bah Toha, Sang Owner Kopi Sunda Purwa (KSP).

Bah Toha adalah pelopor pengusaha kopi di Purwakarta, bahkan sejak dalam data BPS belum tercantum 'Kopi Arabika' sebagai komoditas pertanian di Kabupaten Purwakarta.

Aspirasi KSP Mania


Bah Toha, yang bernama asli Saepudin ini mengaku mendapat peemintaan dari penggemar Kopi KSP atau biasa disebut KSP Mania untuk membuat Kopi yang lebih praktis untuk diseduh.

"KSP Mania minta yang praktis dibawa, praktis diseduh. Abah bikinin ini (kopi) kemasan celup," ungkap Bah Toha di Imah Hejo, saat memberikan arahan kepada pelaku usaha kopi muda (Selasa, 2/12/2020).

Kopi Arabika Premium


Kopi celup KSP merupakan olahan kopi Arabika premium, yang dikemas sedemikian rupa agar mudah diseduh tanpa penurunan kualitas rasa dan aroma.

Kopi bubuk dengan gilingan kasar namun terukur dibungkus dengan tisu khusus, kemudian dikemas lagi dalam plastik yang dilapisi alumunium foil sehingga kualitas terjaga sempurna.

"Abah mah tidak sembarangan, kemasannya bukan hanya bagus secara tampilan. Tapi diusahakan menjaga kualitas rasa, aroma dan teksturnya," ungkap Bah Toha.

Satu bungkus Kopi Celup KSP dibanderol di pasaran seharga Rp. 15.000, dengan isi 4 pcs kopi siap seduh. Setiap pieces berisi kopi bubuk seberat 5 gram.

"Harga mah sudah umumnya 15 ribu (Rupiah) per bungkus. Di dalamnya kan ada empat, lima graman," jawab Bah Toha ketika ditanya mengenai harga.

Kontak


Bah Toha saat ini memiliki pelanggan yang cukup beragam, pembeli perorangan maupun pelaku industri rumah tangga dan kedai.

Biasanya pelanggan datang langsung ke rumahnya di Kampung Parakanceuri, Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta. Rumahnya berada tepat di sebelah utara lereng Gunung Burangrang.

"Yang beli kopi mah suka pada datang ka bumi Abah di Parakanceuri, bari menghirup udara segar pegunungan cenah," ucap Bah Toha.

"Mereka mah da urang dayeuh meureun, kalo ke rumah Abah teh katanya sekalian nyari oksigen yang bagus," lajut Bah Toha sambil tertawa.

Bah Toha biasa dihubungi di nomor 083195798388, jika ada pelanggan datang. Saat ini Bah Toha memiliki kesibukan menanam kopi di lahan yang berlokasi di Gunung Burangrang.

"Biasanya suka nelepon dulu, nomor Abah catet 083195798388. Bisi Abahnya lagi nyaba ka kebon," pesan Bah Toha.

Komunitas Usaha Kopi


Bah Toha adalah satu dari beberapa pelaku usaha kopi di Desa Pusakamulya. Rekan Bah Toha yang sama-sama bergerak dalam usaha kopi diantaranya Wulan dengan merk NuKarta, Enjang Sugianto dengan merk Kopi Mang Enjang, Kuswara dengan merk Barong Motekar, Hasan Sidik dengan merk Kopi Gunung Sunda dan Zaenx dengan merk Beng Sutra.

Sedangkan pelaku usaha tani atau budidaya kopi di Desa Pusakamulya mencapai 100 petani lebih, namun yang memiliki tanaman kopi yang telah produktif masih sangat terbatas.

Setelah penanaman pertama di tahun 2009, lahan kopi sempat vakum, baru di tahun 2018 dan 2019 petani kembali menanam kopi arabika. Itu pun masih sedikit, kemudian ada penambahan signifikan pada tahun 2020 ini. (bdr)

Berlangganan via Email