Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pembinaan BUMDes Kecamatan Wanayasa, sambut modal dari Bagi Hasil Pajak

PurwakartaOnline.com - Kecamatan Wanayasa dan P3MD melaksanakan pembinaan BUMDes sebagai upaya tindak lanjut keluarnya Peraturan Bupati Nomor 226 Tahun 2020 Tentang Pengalokasian Dana Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah.

Melalui surat dengan nomor 005/588/MD, para ketua dan bendahara BUMDes se-kecamatan Wanayasa diundang untuk pembinaan ini. Acara dilaksanakan di Aula Surianata, Kantor Camat Wanayasa, pada hari Senin (16/11/2020). 

Camat Wanayasa, Heryadi Erlan Wibisana Djuhayat, S.STP., menyatakan jika pertemuan ini dilaksanakan sebagai pembinaan terhadap Bumdes yang ada di 15 Desa di Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta.

"Kita (Kecamatan) bersama Pendamping Desa (P3MD) lakukan pembinaan. Terutama dalam teknis pengajuan penyertaan modal BUMDes yang dari Dana Bagi Hasil Pajak," ucap Erlan Wibisana. 

Usai Pembinaan BUMDes beberapa peserta berfoto bersama, Pak Camat di belakang

Asep Nawawi dari Pendamping Desa dari Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD), menyatakan bahwa pada Pasal 4 Perbup 226 Tahun 2020 disebutkan 20% dari bagi hasil pajak adalah untuk pemberdayaan ekonomi desa melalui penyertaan modal kepada BUMDes. 

"Di Perbup kan ada di situ, 20% untuk penyertaan modal BUMDes. Teknisnya bagaimana, itu yang kita bahas tadi," ujar Asep Nawawi, usai acara di Aula Surianata (Senin, 16/11/2020).

Menurut Asep Nawawi yang menjadi bahasan panjang adalah perbedaan kondisi BUMDes di setiap desa yang berbeda-beda. 

"Setiap BUMDes punya tantangannya sendiri, punya ritmenya sendiri. Jangan sampai terjadi kebingungan saat nanti pelaksanaan, kita (P3MD) dan Kecamatan siap bantu," lanjut Asep Nawawi.

Mengenai penggunaan modal secara spesifik, Asep Nawawi mengungkapkan jika modal tersebut akan digunakan BUMDes untuk memfasilitasi pelaku UMKM yang memproduksi produk unggulan desa (Prudes) masing-masing.

"Modal BUMDes dari DBHP tersebut (20%) hanya untuk pinjaman modal bagi pelaku usaha mikro produk unggulan desa (Prudes)," ungkap Asep Nawawi.

Mengenai teknis di lapangan, Asep Nawawi menjelaskan jika di setiap Desa sudah ada Pendamping Lokal Desa (PLD). Kemudian dalam pertemuan telah disepakati untuk pertemuan BUMDes setiap bulan. 

"Untuk di setiap Desa, sudah ada PLD (Pendamping Lokal Desa). Kemudian tadi BUMDes Jaya Laksana (Desa Wanasari) usul pertemuan tiap bulan, yang lain sepakat," pungkas Asep Nawawi. (enjs)

Post a Comment for "Pembinaan BUMDes Kecamatan Wanayasa, sambut modal dari Bagi Hasil Pajak"

Berlangganan via Email