Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Daftar 50 Wisata di Purwakarta

Taman Air Mancur Sri Baduga - Ikon Pariwisata purwakarta

PurwakartaOnline.com - Pariwisata Kabupaten Purwakarta semakin berkembang dalam 10 tahun terakhir, setiap potensi wisata hampir semua dikembangkan. Baik pemerintah maupun lembaga dan masyarakat saling mendukung memajukan wisata.

 Berikut adalah daftar 50 Wisata di Purwakarta, masih banyak yang belum masuk list tentunya:


1. Curug Cipurut

daftar-wisata-purwakarta-terlengkap

Terletak di Cagar Alam Gunung “Burangrang” yang dikelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat I, Curug Cipurut sebenarnya terdiri dari 3 curug yang berbeda.

Curug utama memiliki ketinggian 25 meter, sedangkan 2 curug lainnya memiliki ketinggian yang lebih landai. Kondisi air di Curug Cipurut cukup tenang sehingga aman bagi pengunjung untuk berenang.

Tak hanya itu, wilayah di sekitar curug juga sangat asri karena dikelilingi oleh pepohonan.

Kerap kali pengunjung memanfaatkan area yang asri ini sebagai tempat berkemah atau bermain outbound (blog.airyrooms.com).

Alamat: Babakan, Purwakarta, Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

2. Curug Suhada


Curug ini menyajikan pemandangan yang eksotis. Gemericik air yang jatuh dari tebing bebatuan setinggi 7 meter benar-benar sangat memesona.

Ketika Anda mengunjungi curug ini, Anda pasti tergoda untuk ikut berbasah-basahan mandi di dalam kolam air terjun.

Sebagai informasi, Curug Suhada belum dikelola secara maksimal sehingga belum tersedia fasilitas yang memadai.

Akses menuju lokasi pun cukup sulit dari jalan utama, waktu tempuhnya sekitar 1-2 jam dari pusat kota Purwakarta dengan menggunakan kendaraan pribadi.

Namun keuntungannya, Anda tidak dikenakan biaya untuk masuk dan menikmati keindahan curug ini (blog.airyrooms.com).

Alamat: Sindanglaya, Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat

3. Kolam Air Panas Ciracas 


Disebut-sebut sebagai sumber mata air purba, sumber mata air panas Ciracas sebenarnya telah ada sejak zaman penjajahan Belanda.

Lokasinya terletak di antara hamparan persawahan dengan pepohonan yang hijau.

Sembari berendam menikmati air hangat, Anda pun dapat menghirup udara yang sejuk.

Di kawasan wisata pemandian ini, sebenarnya terdapat 12 titik sumber mata air panas, tetapi hingga sekarang baru 2 titik yang dimanfaatkan untuk umum.

Mengandung sulfur, sumber air panas Ciracas pun dipercaya dapat mengobati berbagai jenis penyakit kulit bagi mereka yang berendam.

Tidak hanya penyakit kulit seperti gatal-gatal dan jerawat, rematik konon juga bisa disembuhkan.

Alamat: Ciracas, Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat

4. Waduk Jatiluhur


Kawasan Waduk Jatiluhur Purwakarta, Jawa Barat

5. Grama Tirta Jatiluhur


Banyak hal menarik di sekitaran Waduk Jatiluhur, salah satunya adalah di Grama Tirta Jatiluhur.

Tempat ini merupakan tempat wisata terpadu yang menyediakan fasilitas naik perahu, sepeda air, serta permainan outbound.

Grama Tirta Jatiluhur juga menyediakan Convention Hall bagi Anda yang ingin menggelar sebuah acara.

Dikelola oleh Perum Jasa Tirta II, Grama Tirta Jatiluhur dikembangkan bersama pemerintah daerah setempat untuk meningkatkan ketertarikan wisata di Waduk Jatiluhur.

Tiket masuk ke lokasi ini adalah sebesar Rp27.500 di hari biasa, dan bisa mencapai Rp40.000 pada saat hari libur

Alamat: Kawasan Waduk Jatiluhur Purwakarta, Kecamatan Jatiluhur, Jawa Barat

6. Jatiluhur Water World



Dengan tiket tambahan seharga Rp30.000 di hari biasa hingga Rp65.000 di hari libur, Anda dapat masuk ke kolam bermain Jatiluhur Waterworld yang berada di dalam kawasan wisata Waduk Jatiluhur.

Terdapat 4 kolam yang berbeda dengan kedalaman yang berbeda pula. Anak-anak maupun orang dewasa bisa bermain di kolam yang kedalamannya sudah disesuaikan.

Jika Anda suka tantangan, Anda wajib mencoba seluncuran atau perosotan keong yang memiliki tinggi 11.5 meter dengan panjang mencapai 75 meter.

Seluncuran ini didesain berliku-liku, sehingga siapa pun yang mencoba pasti akan menjerit histeris. Keseruan Jatiluhur Waterworld juga semakin bertambah dengan aneka wahana bermain air lainnya

Alamat: Kawasan Waduk Jatiluhur Purwakarta

7. Geladak Resto Istora Jatiluhur


Masih dalam kawasan wisata Jatiluhur, tempat wisata ini sebenarnya hanya merupakan kafe atau resor.

Namun yang membuat unik adalah bentuknya yang menyerupai kapal laut mewah.

Layaknya kapal asli, di ujung resor terdapat geladak yang menghadap pemandangan Waduk Jatiluhur.

Tak ayal, geladak ini menjadi tempat paling favorit untuk berfoto dengan pose layaknya di film-film Hollywood seperti Titanic.

Menu makanan yang ditawarkan resor ini juga beragam, mulai dari makanan khas Purwakarta hingga makanan Indonesia lainnya.

Untuk masuk ke tempat ini dan berfoto-foto, Anda akan dikenakan biaya sebesar Rp10.000,-

Alamat: Jatimekar, Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat

8. Situ Wanayasa


Situ Wanayasa menyajikan pemandangan danau yang sangat indah.

Dikelilingi bukit serta pepohonan hijau, latar Gunung Burangrang yang megah juga menjadi penambah keindahan danau ini.

Anda pun dapat berkeliling danau dengan menyewa perahu atau menggunakan fasilitas kapal bebek kayuh yang telah disediakan.

Di Situ Wanayasa, Anda juga dapat memuaskan hobi memancing karena tersedia fasilitas pemancingan.

Pun di sekitar danau, banyak tersedia warung-warung yang menyajikan olahan ikan dan kuliner lainnya.

Terdapat pulau kecil di tengah danau yang memiliki luas 7 hektare ini.

Pulau tersebut merupakan makam RA Suriawinata yang merupakan Pendiri serta Bupati Purwakarta ke-9.

Pengunjung tertentu yang ingin berziarah ke tengah pulau dapat melalui jembatan kecil di sisi danau.

Alamat: Jl. Raya Wanayasa No.36, Purwakarta, Jawa Barat

9. Stone Garden


Terletak di kawasan Gunung Burangrang tepatnya di Kampung Cijanun dan Lembang Sari, terdapat kolam sebesar 10×6 meter di sumber mata air ini.

Kolam tersebut memiliki kedalaman hingga 3 meter dan menjadi salah satu mata air paling besar di Purwakarta.

Hal yang membuat unik dari mata air tersebut adalah banyaknya bebatuan besar di sekitarnya, sehingga banyak orang menyebutnya sebagai stone garden.

Kombinasi air yang jernih dan bebatuan yang memukau menjadikan Sumber Mata Air Cijanun ini sebagai tempat wisata yang cukup layak untuk dikunjungi sewaktu di Purwakarta.

Alamat: Kampung Cijanun dan Lembang Sari, Cipeundeuy, Kecamatan Bojong, Purwakarta, Jawa Barat

10. Rumah Khas Sunda Kampung Andir


Jika Anda ingin melihat rumah-rumah khas Sunda di Purwakarta, Kampung Andir adalah jawabannya.

Di kampung ini terdapat 66 buah rumah panggung yang berjejer dengan beratapkan ijuk serta berdinding bilik bambu.

Setiap rumah umumnya hanya terdiri dari satu ruang tidur, kamar mandi, dapur dan ruang utama saja.

Sekilas memang rumah-rumah tersebut tampak sederhana, tetapi filosofi keberadaannya sebagai bagian dari budaya Sunda patut kita apresiasi.

Alamat: Desa Cianting, Kecamatan Sukatani, Purwakarta, Jawa Barat

11. Kampoeng Sadang


Kampoeng Sadang adalah tempat yang sangat cocok bagi Anda dan buah hati yang tertarik dengan aktivitas kehidupan di pedesaan, seperti bertani dan beternak.

Walaupun tiket masuknya cukup mahal yaitu Rp150.000 per orang, tetapi pelajaran yang Anda dapat rasanya akan sebanding.

Terlebih, berbagai macam fasilitas lain juga tersedia, seperti area berkemah, area outbound, area bermain anak, hingga tempat konser.

Dengan fasilitasnya yang lengkap, berbagai aktivitas seperti pelatihan dan acara-acara tertentu sering kali digelar di tempat ini.

Aksesnya juga cukup mudah; jika Anda menggunakan kendaraan pribadi melalui jalan tol, Anda dapat keluar di Pintu Tol Sadang untuk menuju tempat ini.

Alamat: JL. Veteran Gang Buana Indah, Desa Mulya Mekar, Kecamatan Babakancikao, Purwakarta, Jawa Barat

12. Bangkai Kereta Stasiun Purwakarta


Tumpukan kereta yang sudah dipensiunkan oleh PT Kereta Api Indonesia ini sebenarnya bisa dilihat ketika melewati Stasiun Purwakarta, tepatnya di sisi timur rel.

Dengan warna yang bermacam-macam, tumpukan kereta ini selalu menjadi pusat perhatian ketika kereta berhenti.

Banyak penumpang yang tidak segan-segan turun dari kereta agar bisa mengabadikan monumen langka ini dari jarak yang lebih dekat.

Jika Anda turut melakukannya, jangan sampai ketinggalan kereta ya.

Agar bisa berfoto lebih puas dengan tumpukan bangkai kereta ini, Anda dapat mengajukan permohonan izin sesi foto ke pihak KAI terlebih dahulu.

Masuk area ini tanpa izin atau ketika Anda tidak sedang naik kereta, adalah sebuah pelanggaran yang bisa mengakibatkan Anda diusir oleh petugas keamanan stasiun.

Alamat: Stasiun Kereta Api Purwakarta, Jawa Barat

13. Desa Sejuta Batu


Desa Sajuta Batu merupakan pilihan tepat bagi Anda yang menyukai wisata petualangan atau adventure.

Pemandangan alam yang indah dengan banyaknya gunung batu serta berbagai aktivitas menarik dapat Anda nikmati di tempat ini.

Mulai dari menjelajahi Gunung Salasih, rock climbing, mengendarai mobil offroad, hingga memancing.

Dengan segala daya tarik aktivitas yang bisa dilakukan, Desa Sajuta Batu Pasanggaran sering dijadikan sebagai tempat kegiatan bagi para pencinta alam.

Alamat: Desa Pasanggaran, Kecamatan Tegalwaru, Purwakarta, Jawa Barat

14. Gunung Bongkok


Dengan ketinggian 975 meter di atas permukaan laut, gunung ini cocok bagi Anda yang merupakan pendaki pemula.

Namun, hal menarik dari objek alam ini adalah adanya peninggalan jejak telapak kaki kanan dari seseorang yang dipercaya sebagai kesatria.

Masyarakat percaya, telapak kaki tersebut milik Ki Jonggrang Kalapitung yang mampu meloncat dari gunung ke gunung.

Terdapat dua puncak di gunung ini, yaitu Puncak Datar dan Puncak Tumpuk. Puncak Datar berbentuk tebing, sedangkan Puncak Tumpuk lebih tinggi dengan adanya tumpukan bebatuan.

Untuk masuk ke puncak Gunung Bongkok, Anda cukup membayar Rp12.000 saja.

Alamat: Kampung Cikandang Desa Sukamulya, Purwakarta, Jawa Barat

15. Puncak Gunung Cupu


Gunung Cupu yang terletak di Desa Anjun ini memiliki legenda yang unik.

Menurut kepercayaan masyarakat setempat, lokasi gunung tersebut awalnya merupakan bekas tapal kuda terbang (Pegasus).

Sewaktu kuda melesat ke langit, anting dari sang kuda jatuh sehingga desa yang berada di dekatnya dinamakan Desa Cianting.

Memiliki kontur tanah yang penuh dengan bebatuan, gunung ini sangat menantang bagi Anda yang suka mendaki.

Sebaiknya, Anda memulai pendakian pada malam hari agar bisa lebih fokus.

Jika sudah mencapai puncak, Anda dapat melihat pemandangan Kampung Plered yang indah.

Alamat: Desa Anjun, Kecamatan Plered, Purwakarta, Jawa Barat

16. Pasir Langlang Panyawangan (Ujung Aspal)


Ujung Aspal yang dimaksud adalah sebuah tempat wisata di bawah hutan pinus.

Di sini, Anda dapat menikmati keteduhan serta keindahan pohon-pohon pinus tinggi yang berjejer rapi.

Anda pun dapat berfoto di tempat-tempat menarik yang telah disediakan, seperti rumah pohon dan tempat tidur gantung. Di pagi hari, kabut tebal biasanya menyelimuti perbukitan ini.

Perhutani selaku pengelola membuka akses wisata Bukit Panyawangan Ujung Aspal selama 24 jam.

Jika Anda mau, Anda juga dapat merasakan sensasi berkemah di bukit ini. Tak perlu khawatir, tersedia fasilitas memadai seperti toilet dan mushala.

Untuk menuju Bukit Panyawangan Ujung Aspal, Anda dapat mengendarai kendaraan pribadi dengan jarak tempuh kurang lebih 25 km dari pusat kota Purwakarta.

Alamat: Desa Pusaka Mulya, Kecamatan Kiara Pedes, Purwakarta, Jawa Barat

17. Pusakamulya Bike Park


Masih di dalam area Wisata Bukit Panyawangan, di tempat ini terdapat Pusakamulya Bike Park.

Anda dapat menyewa sepeda gunung untuk mengelilingi hutan pinus. Jalur yang disediakan sejauh 2 kilometer hingga dari puncak.

Bersepeda sembari melihat pemandangan sekitar perbukitan yang indah tentunya merupakan hal yang sangat seru.

Apalagi, tarif penyewaan sepedanya pun cukup murah, yaitu Rp15.000 saja.

Penyewaan sepeda ini ada atas kerja sama pengelola Bukit Panyawangan dengan komunitas sepeda Purwakarta.

Alamat: Desa Pusaka Mulya, Kecamatan Kiara Pedes, Purwakarta, Jawa Barat

18. Masjid Agung Baing Yusuf


Masjid Agung Baing Yusuf merupakan bukti peninggalan sejarah penyebaran agama Islam di Purwakarta.

Nama tersebut diambil dari tokoh utama agama Islam di Purwakarta pada tahun 1800an, sebagai salah satu bentuk penghormatan.

Baing Yusuf sendiri dimakamkan di belakang masjid ini, dan diziarahi oleh ribuan orang setiap harinya.

Pertama kali dibangun pada tahun 1826, dan mengalami renovasi besar-besaran pada tahun 1979.

Renovasi dilaksanakan dengan tetap mempertahankan bentuk asli serta unsur-unsur artistik bangunan sebelumnya.

Adapun Masjid Agung Baing Yusuf dapat menampung jamaah hingga 2000 orang.

Alamat: Jl. Gandanegara 30 RT 05 RW 02 Kel. Nagri Tengah Purwakarta, Jawa Barat

19. Taman Mayadatar


Pada zaman Kerajaan Pakuan Pajajaran, istilah Maya Datar memiliki makna alun-alun tempat semua orang yang ada dianggap sejajar.

Walaupun memiliki latar belakang suku, ras, pekerjaan serta keinginan yang berbeda-beda.

Secara tidak langsung, toleransi pun tumbuh dan menjadi bagian dari keberadaan taman ini.

Kini, Taman Maya Datar telah dikelola dengan baik dan memiliki penampilan yang lebih indah dengan pepohonan, kebun bunga, serta pencahayaan.

Sebagai ruang terbuka publik, tempat tersebut dapat diakses oleh siapa saja dan kapan saja.

Alamat: Nagri Tengah, Kec. Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat

20. Curug Tilu


Terletak di belantara hutan Desa Ciririp Kecamatan Sukasari, Curug Tilu menawarkan air terjun yang indah dengan pemandangan tebing bebatuan.

Warna dari air curug ini hijau segar, sehingga sangat menggoda siapa pun untuk bermain air di dalamnya.

Lokasi sekitar curug yang asri juga sangat instagrammable untuk berfoto.

Selain menikmati keindahan Curug, Anda juga dapat menikmati homestay di rumah penduduk dengan fasilitas sajian nasi liwet.

Untuk menuju Curug Tilu, Anda dapat menggunakan kendaraan pribadi dengan menempuh jalur Cikao Bandung Jatiluhur. Estimasi perjalanan menghabiskan waktu sekitar 40 menit.

Alamat: Jalan Ciwangun Indah Camp, Cihanjuang Rahayu, Parongpong, Purwakarta, Jawa Barat

21. Curug Ponggang


Kondisi Curug Ponggang masih sangat alami. Uniknya, air Curug Ponggang tidak jatuh dari atas tebing, melainkan seperti muncul dari gorong-gorong.

Pancuran air yang sangat keras menimpa bebatuan di kolam curug sehingga menimbulkan bunyi gemericik yang khas.

Udara sejuk di sekitar tempat ini sangat cocok untuk menghilangkan stres dari kepenatan sehari-hari.

Walaupun sempat populer di era pertengahan tahun 2000-an, pengunjung curug ini cukup minim karena aksesnya yang sulit.

Selain itu, mitos masyarakat setempat akan keberadaan Buto Ijo juga turut membuat orang enggan berkunjung.

Alamat: Perbatasan Purwakarta dan Subang, Ponggang, Serangpanjang, Jawa Barat

22. Waduk Parang Gombong


Tak hanya Jatiluhur dan Cirata, Waduk Parang Gombong juga tak kalah menarik untuk dikunjungi.

Pemandangan di sini sangat indah, terutama saat matahari terbenam.

Udaranya yang segar dengan latar yang dikelilingi perbukitan hijau juga menambah daya tarik dari waduk ini.

Lokasi Waduk Parang Gombong sedikit agak jauh dari pusat kota Purwakarta tepatnya di Kutamanah, Sukasari.

Anda dapat berkemah di tepi waduk asalkan meminta izin dulu kepada pihak pengelola.

Tak perlu khawatir ketika Anda merasa lapar, karena di sekitar terdapat banyak warung yang menyajikan aneka makanan terutama ikan bakar.

Alamat: Kutamanah, Sukasari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat

23. Situ Cikamar


Selama ini, Situ Cikamar dimanfaatkan oleh warga setempat untuk berbagai keperluan seperti mengairi ladang.

Warga juga sengaja menebar benih ikan di situ ini, agar nantinya bisa dipancing bersama-sama.

Meski bukan tempat wisata utama di Purwakarta, Situ Cikamar Cijunti sangat asri dan memiliki pemandangan yang memukau.

Sangat cocok dikunjungi bersama keluarga atau sahabat untuk berfoto-foto ria.

Alamat: Desa Cijunti, Kecamatan Cempaka, Purwakarta, Jawa Barat


24. Desa Wisata Pasanggrahan



Tempat wisata edukasi khusus untuk siswa sekolah ini dibangun dengan nuansa pedesaan.
Suasana pedesaan sangat terasa lewat hamparan sawah, pepohonan yang hijau, perbukitan, serta areal perkebunan milik masyarakat dengan latar belakang Gunung Burangrang.

Desa wisata ini juga lengkap dengan rumah panggung tradisional serta sungai yang masih alami dan jernih.

Banyak aktivitas menarik yang bisa dilakukan, seperti bertani atau membantu pekerjaan masyarakat desa setempat.

Aktivitas demikian tentunya tidak pernah ditemui saat di rumah, apalagi bagi mereka yang selama ini tinggal di kota.

Alamat: Pasanggrahan, Bojong, Kabupaten Purwakarta,Jawa Barat


25. Mata Air Talaga Cisaladah



Mata Air Cisadalah benar-benar masih sangat jernih. Jika Anda menyelam di dalamnya, Anda bahkan bisa melihat dasar kolam yang dipenuhi dengan bebatuan dan lumut dengan mata telanjang.

Saking jernihnya, warga setempat juga memanfaatkan kolam mata air ini sebagai habitat ikan mas.

Untuk mencapai Mata Air Cisadalah, Anda dapat menuju Desa Linggasari Sawit.

Perjalanan dapat ditempuh selama 40 menit dari daerah Wanayasa.

Harga tiket cukup murah, hanya Rp5.000; ditambah dengan biaya parkir sebesar Rp2.000.

Alamat: Desa linggasari Sawit, Purwakarta, Jawa Barat

26. Taman Pancawarna

 
Jika Anda tidak ingin tempat wisata yang jaraknya tidak terlalu jauh, Anda dapat mengunjungi Taman Pancawarna yang terletak di samping pendopo Kabupaten Purwakarta.

Taman Pancawarna dikelilingi oleh bunga-bunga yang tertata rapi dengan air mancur sebagai objek utamanya.

Selain itu, taman ini juga memiliki patung macan putih yang garang serta sebuah jembatan kayu.

Nuansa yang asri dengan banyak pepohonan pasti akan membuat Anda betah berlama-lama di sini.

Di pagi hari, masyarakat setempat memanfaatkan taman ini sebagai tempat senam dan berolahraga.

Ketika sore, taman menjadi tempat berkumpul bersama keluarga atau kerabat.

Alamat: Nagri Kidul, Kec. Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat

27. Waduk Cirata



Memiliki luas 43.000 hektare, Waduk Cirata sebenarnya terbentang di 3 kabupaten berbeda di Provinsi Jawa Barat, yaitu Kabupaten Purwakarta, Bandung dan Cianjur.

Waduk ini merupakan waduk tertinggi di Indonesia dan dimanfaatkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

Derasnya aliran Sungai Citarum yang dibendung oleh waduk ini, mampu menghasilkan daya sebesar 1.000 MW.

Selain bermanfaat, waduk ini juga cukup keren dikunjungi karena menghadap perbukitan hijau yang indah.

Anda dapat berfoto-foto ria dengan latar belakang pemandangan yang memukau.

Adapun waktu terbaik untuk mengunjungi Waduk Cirata adalah sore hari, karena Anda dapat menikmati keindahan matahari terbenam dan pantulannya di air waduk.

Alamat: Desa Margalaksana, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Purwakarta

28. Taman Air Mancur Sri Baduga

taman-air-mancur-sri-baduga-purwakarta-online-wisata-terlengkap
Dibangun sejak tahun 2013 dan mulai beroperasi pada awal tahun 2017, Taman Air Mancur Sri Baduga Situ Buleud menjadi salah satu ikon wisata Purwakarta yang paling terkenal.

Bahkan, kemegahan taman air mancur tersebut digadang-gadang melebihi Air Mancur WingTime yang berada di Singapura.

Pancaran air setinggi 6 meter dibalut dengan cahaya laser warna-warni serta diiringi lantunan musik Sunda yang khas, benar-benar akan membuat Anda terpesona.

Area seluas 4 hektare tersebut juga sangat asri, sehingga menambah sensasi tersendiri ketika menyaksikan pertunjukan air mancur ini.

Adapun pertunjukan air mancur digelar empat kali setiap akhir pekan, yaitu pada hari Jum’at dan Sabtu malam.

Jadwal pertunjukan pertama dimulai pukul 19.30 WIB dan pertunjukan kedua dimulai pukul 20.30 WIB.

Alamat: Negeri Kidul, Purwakarta, Nagri Kidul, Kec. Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

29. Skypool Giri Tirta Kahuripan

sky-pool-giri-tirta-kahuripan-gtk-purwakarta

Tempat wisata ini cocok bagi Anda yang ingin bersantai dengan berenang sembari menikmati pemandangan.

Giri Tirta Kahuripan sebenarnya merupakan salah satu resor mewah yang ada di Purwakarta.

Namun, hal menarik dari resor ini adalah fasilitas kolam renang di ketinggian 500 meter di atas permukaan laut.

Lokasinya yang berada di atas bukit membuat kolam renang ini terkenal disebut SkyPool.

Dari atas skypool, hamparan perbukitan nan indah bisa Anda nikmati sehingga bisa terus memanjakan mata selama Anda berenang.

Anda juga dapat menginap dengan menyewa kamar resort yang tersedia.

Alamat: JL Raya Wanayasa, Desa Taringgul Tonggoh RT/RW:04/13 Wanayasa, Purwakarta, Jawa Barat

30. Curug Pamoyanan


Curug pamoyanan berada di sebelah utara Gunung Burangrang, merupakan air terjun alami yang sangat indah.

Untuk mengunjunginya kita bisa masuk melalui lokasi wisata Ujung aspal (Pasir Langlang Panyawangan) di Desa Pusakamulya.

Alamat: Desa Pusakamulya, Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Indonesia.

31. Gunung Lembu

gunung-lembu-wisata-purwakarta-online
Anda dapat benar-benar melihat luasnya Waduk Jatiluhur dari puncak Gunung Lembu.
Walaupun demikian, puncak Gunung Lembu memiliki jalur pendakian yang cukup sulit dan menantang sehingga tidak disarankan bagi Anda yang pemula.

Pendakian biasanya memerlukan waktu 3-4 jam. Namun, Anda tidak perlu khawatir kelaparan, karena tersedia warung makan dan tempat istirahat di beberapa pos pendakian.

Adapun, di puncak gunung yang memiliki tinggi 792 meter di atas permukaan laut ini, terdapat sebuah batu besar berbentuk mirip lembu.

Hal inilah yang sepertinya menjadi cikal bakal nama dari gunung tersebut.

Alamat: Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani, Purwakarta, Jawa Barat

32. Hotel Gantung Gunung Parang

Berada di ketinggian 122 meter di atas permukaan laut, hotel gantung yang diklaim sebagai yang tertinggi di dunia ini mulai beroperasi pada tanggal 28 Oktober 2017.

Untuk mencapai penginapan tersebut, pengunjung perlu menaiki tangga baja terlebih dahulu, sebelum selanjutnya berpindah dengan sistem tyrolean untuk menuju kamar hotel.

Tak perlu khawatir, hotel gantung ini telah teruji keamanannya karena telah melalui serangkaian uji coba sebelumnya.

Berada di hotel gantung, Anda dapat melihat banyak pemandangan indah dari berbagai penjuru Purwakarta, seperti Waduk Jatiluhur, pusat kota, hingga panorama matahari terbit dan terbenam.

Untuk menikmati sensasi menginap di hotel ini, Anda perlu merogoh dompet yang cukup dalam, pasalnya tarif minimal untuk menginap adalah sebesar Rp4.000.000 untuk satu malam.

Alamat: Tebing Gunung Parang, Purwakarta, Jawa Barat

33. Kampung Panenjoan

bukit-panenjoan-purwakarta-online
 
Kampung Panenjoan merupakan tempat wisata yang cukup baru, dibangun pada tahun 2016 oleh PT Karti Wana Raya.

Dalam bahasa Sunda, Panenjoan memiliki arti “memandang”.

Sesuai namanya, pemandangan lanskap berupa kebun teh, desa hingga Danau Jatiluhur bahkan bisa Anda lihat dari tempat ini.

Tepatnya melalui jembatan bambu di atas perbukitan yang juga menjadi daya tarik utamanya.

Anda bebas menemukan sudut paling menarik untuk berfoto karena saking banyaknya tersedia tempat selfie yang instagramable.

Puas berfoto, Anda dapat beristirahat di saung-saung bernuansa Sunda sembari menikmati makanan ringan.

Selain itu, Anda juga bisa mencoba belajar naik kuda di tempat ini.

Alamat: Kampung Cinangka, Desa Sindang Panon, Kecamatan Bojang, Purwakarta

34. Kampung Pasanggrahan Pajajaran

Memiliki luas area 3 hektare, taman di tengah pusat kota ini cocok dijadikan tempat berlibur bersama keluarga.

Terdapat banyak objek menarik di taman ini seperti air mancur warna-warni, kolam ikan hias, taman bunga, hingga patung harimau yang bisa menyemburkan api.

Terdapat pula dua buah bangunan leuit raksasa atau lumbung padi bernuansa etnik Sunda.

Rencananya, museum keramik yang berisikan kerajinan keramik dari Plered juga akan dibangun di bagian atas taman ini.

Adapun lokasinya tak jauh dari Alun-Alun kota Kian Santang, sehingga mudah diakses dari mana saja.

Untuk masuk ke Taman Pasanggrahan, juga, tidak dikenakan biaya apa pun kecuali parkir kendaraan.

Alamat: Nagri Tengah, Kec. Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat

35. Alun-alun Purwakarta


Alamat: Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Indonesia

36. Saung Manglid



Merupakan sebuah villa, rsto, kedai dan taman yang sangat representatif untuk bersantai.

Dilengkapi dengan banyak area selfie dan juga merupakan tempat edukasi pertanian yang sangat asik.

Berada di Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes.

37. Istora Resort

istora-resort-jatiluhur-purwakarta-online

Merupakan resort yang paling lengkap fasilitas di wisata Jatiluhur.

38. Museum Bale Panyawangan

museum-bale-panyawangan-diorama-nusantara-purwakarta
Bale Panyawangan merupakan sebuah museum yang bertema sejarah perkembangan Kabupaten Purwakarta dari masa ke masa.

Sejarah yang ditampilkan tidak akan membuat Anda bosan, karena disajikan dengan berbagai macam bentuk visual yang menarik, seperti diorama digital dan video-video.

Cuplikan video bupati-bupati terdahulu dapat Anda lihat secara lengkap di sini.

Selain itu, Anda juga bisa melihat buku bergerak dengan teks narasi yang dibacakan melalui suara.

Terdapat teater kecil di dalam museum yang menceritakan sejarah Puwakarta sejak masih bernama Sindang Kasih.

Hal yang cukup menarik lainnya di museum ini adalah Anda dapat mencoba menggunakan sepeda onthel secara simulasi, atau berfoto bersama bupati saat ini secara virtual.

Alamat: Jl. K.K Singawinata, Nagri Tengah, Kec. Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat
 

39. Rafting di Sungai Cikondang


Di Sungai Cikondang yang letaknya tidak jauh dari Situ Wanayasa, pengunjung bisa memacu adrenalin dengan menjajal body rafting.

Aktivitas seru ini ditempuh selama 1 jam dengan menyusuri sungai menggunakan ban karet.

Jeram-jeram serta batu-batu alam yang ada di Sungai Cikondang sangat menantang sehingga menambah keseruan Anda dalam aktivitas rafting.

Setelah sampai di titik akhir, sajian nasi liwet yang hangat bisa langsung Anda santap.

Paket rafting di sungai ini dapat Anda nikmati dengan tarif Rp60.000,- saja.

Hal unik lainnya dari Sungai Cikondang adalah adanya pohon langka di sepanjang alirannya, yaitu Pohon Kondang yang dipercaya dapat menyembuhkan beberapa penyakit seperti diare dan penyakit kulit.


Alamat: Kampung Tanjak Nangsi, Desa Raharja, Kecamatan Wanayasa, Kab. Purwakarta, Jawa Barat

40. Sungai Cidomas

Dijuluki Blue River, aliran air Sungai Cidomas memang benar-benar berwarna biru.

Eksotisme tersebut ditambah oleh pepohonan di sekelilingnya serta tebing-tebing bebatuan, pun semakin memukau tatkala sinar matahari memantul di permukaan air.

Karena kedalaman yang dangkal yaitu hanya sekitar 10 sentimeter hingga 2 meter, sungai ini sangat cocok dijadikan tempat untuk mandi atau bermain air.

Lokasinya hanya berjarak 7 kilometer dari Situ Wanayasa ke arah Subang. Sayangnya, tempat wisata ini belum dikelola secara baik sehingga masih minim fasilitas.

Setelah berenang, Anda dapat ganti baju dan membersihkan diri di perumahan warga yang jaraknya sekitar 10 menit berjalan kaki.

Alamat: Kampung Babakan, Desa Garokgek, Kecamatan Kiarapedes, Purwakarta, Jawa Barat

41. Curug Manahrasa


Merupakan air terjun yang lokasinya berada di dalam area wisata Pasir Langlang Panyawangan (Ujung Aspal).

Jadi jika anda datang ke Ujung Aspal, otomatis anda bisa berwisata ke Curug Manahrasa.

42. Goa Jepang Burangrang



Merupakan goa peninggalan penjajah Jepang yang lokasinya berada di dalam area wisata Pasir Langlang Panyawangan (Ujung Aspal).

Jadi jika anda datang ke Ujung Aspal, otomatis anda bisa berwisata ke Goa Jepang di lereng gunung burangrang.

43. Cikao Park


Merupakan wisata air untuk keluarga paling lengkap fasilitasnya di Purwakarta.

Berada di Kecamatan Sukatani.

44. Stadion Kidang Pananjung



Jika kata stadion identik dengan lapangan untuk pertandingan sepakbola, yang ini sangat unik.

Karena stadion ini diperuntukan bagi adu ketangkasan domba.

Dilengkapi dengan:
  • Tribun penonton, lapangan parkir yang luas
  • Lapangan ditumbuhi rumput yang bagus
  • Area 'parkir' domba lengkap dengan besi pengikat domba
  • Juga ada panggung khusus untuk pemain musik yang biasa mengiringi adu tangkas domba
  • dan banyak lagi fasilitas lainnya

 

45. Kolam Renang Tjek Tse long


Terletak di Desa Babakan, Kecamatan Wanayasa, berada di daerah Tjek Tse Long. Yaitu daerah yang memiliki nilai sejarah panjang di masa lalu.

46. Tajug Gede Cilodong


Masjid ini dinamai dengan begitu unik, yakni Tajug Gede. Kental dengan khazanah islam di daerah Sunda.


Tajug adalah nama lain dari mushola atau langgar.


Tapi Tajug Gede tidak hanya masjid biasa, terdapat:
  • Air Mancur aneka warna
  • taman bunga
  • lahan padi huma khas purwakarta
  • lapang sepakbola rumput kualitas tinggi dan anti genangan air
  • Lorong labu
  • Area joging
  • area pertanian
  • Kedai kopi asli
  • dan banyak lagi

 

47. Situs Batu Peti Purwakarta


Situs bersejarah yang sangat langka, yaitu batu yang menyerupai peti, kemudian ada benteng batu.

Seolah merupakan kota kecil dari jaman purba. Sangat menarik hingga kemudian seorang turis dari Republik Checko bernama Veronika sengaja datang ke Indonesia untuk melihat situ batu ini.

Terletak di Kecamatan Sukasari. Di sepanjang perjalanan kita akan disuguhi pemandangan yang sangat indah khas pedesaan.

48. Bale Panyawangan Diorama Nusantara

Bale Panyawangan Diorama Nusantara merupakan museum sejarah nusantara yang terletak di Jl. K.K Singawinata, Nagri Tengah, Kec. Purwakarta, Kabupaten Purwakarta. Letaknya cukup strategis, berada di pusat kota sangat dekat dengan Stasiun Purwakarta.

Belajar sejarah di Bale Panyawangan Diorama Nusantara dijamin tidak akan membosankan karena materi sejarah dikemas dengan menggunakan teknologi digital.

Bale Panyawangan ini sebagai tempat wisata sekaligus belajar lebih tepatnya wisata edukasi, teknologi digital dimanfaatkan sebagai media belajar sejarah nusantara.

Bale Panyawangan Diorama Nusantara berisi sejarah Nusantara mulai dari zaman prasejarah, kerajaan, penjajahan, kemerdekaan.

Bahkan hingga situasi sejarah masa kini disajikan dengan berbagai media digital seperti video mapping, layar sentuh, buku digital dan buku bercerita, hingga jalan-jalan melalui media virtual menggunakan kereta kencana.


49. Bale Indung Rahayu


Bale Indung Rahayu Merupakan Museum yang memiliki arti nama "Tempat Kemuliaan Ibu". Museum ini terletak di Jl.RE Martadinata Nagri Tengah, Kec. Purwakarta, Kabupaten Purwakarta.

Museum yang ditata dengan estetika dan teknologi digital tersebut menceritakan perjalanan hidup manusia dari mulai dalam kandungan sampai akhir hayat, dan menjelaskan peran seorang ibu yang penuh pengorbanan merawat anak dengan sentuhan budaya Sunda.

Di dalam ruangan tersebut terdapat banyak kisah. Dimulai dengan cerita dengan ungkapan Sunda yang sering mengiringi seorang ibu ketika hamil dan melahirkan.

Selain itu didalam ruangan ini pun berisi beberapa permainan anak khas Sunda tempo dulu. Bentuknya berupa lukisan, foto, hingga beberapa bentuk fisik yang bisa dimainkan, seperti congklak. 

Namun, ada pula beberapa jenis mainan yang hanya dipajang dan tidak boleh dimainkan.

Selanjutnya terdapat ruangan yang menggambarkan bahwa Tanah Sunda identik dengan hutan dan alam yang harus dijaga. 

Memasuki ruangan berikutnya terdapat miniatur rumah adat sunda,gambar pakaian adat sunda, dipajang alat musik tradisional khas sunda.

Kemudian peralatan dapur tradisional khas sunda dan juga dipajang makanan tradisional khas sunda semuanya ditata dengan estetika yang ditunjang dengan teknologi digital.

50. Galeri Menong Purwakarta

Bagi para pengunjung yang berwisata ke purwakarta kurang lengkap rasanya bila tidak membawa oleh-oleh atau cinderamata khas daerah purwakarta.

Galeri Menong yang berlokasi di Jalan Veteran Purwakarta merupakan tempat pilihan yang tepat untuk mencari oleh-oleh khas daerah Purwakarta.

Galeri Menong menyediakan sejumlah produk-produk unggulan hasil UMKM, seperti makanan khas purwakarta diantaranya manisan dan buah pala,simping, semprong, gapit, kicimpring dan yang lainnya, tersedia dalam berbagai macam rasa, ukuran serta dikemas secara menarik.

Selain itu juga terdapat kaos, batik khas daerah purwakarta dan juga patung menong khas plered purwakarta, menong merupakan patung yang menggambarkan sosok wanita cantik. (enjs)


Sumber: Disporaparbud / Jelajah Kahatulistiwa / Warta Warga

Berlangganan via Email