Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sadar potensi wilayah, Camat Kiarapedes dan Pendamping Desa rancang pendidikan tani sejak dini

 


PurwakartaOnline.com - Potensi pertanian di wilayah kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta sangat mengagumkan. Tanahnya subur dan sumber air masih relatif bisa diusahakan. Namun masih ada kekhawatiran, karena sebaik apapun potensi alam, tidak akan bermanfaat maksimal jika tidak ada Sumber Daya Manusia (SDM) yang mengolahnya.

Hal diatas merupakan pokok diskusi antara Camat Kiarapedes, H. Diaudin, M.Si., dengan Pendamping Desa, Muhamad Supenda Griana, ST., pagi ini (Rabu, 21/10/2020) di sebuah 'saung' di samping Kantor Camat Kiarapedes.

Pendamping Desa yang akrab disapa Penda ini, mengaku sangat tertarik dengan pengembangan potensi SDM. Menurutnya isu tentang SDM di desa adalah tantangan terbesar saat ini bagi seorang Pendamping Desa.

"Orientasi setelah dapat ijazah apa? Kerja di pabrik. Jika tidak diterima seolah tidak ada lagi peluang. Potensi di sekitarnya seakan tidak terlihat," ujar Penda menirukan obrolannya dengan kawan-kawannya.

"Pemberdayaan masyarakat desa itu salah satunya adalah untuk menjadi solusi atas masalah ini. Sinkronnya antara potensi SDA yang ada dengan SDM yang memanfaatkannya," lanjut Penda.

Penda menambahkan jika regulasi pemerintah saat ini sangat menguntungkan warga Desa. Namun selaras dengan potensi alam, kebijakan pemerintah pusat yang menguntungkan desa pun harus didukung oleh potensi SDM.

"Situasi (kebijakan) sudah berubah, sangat menguntungkan masyarakat desa. Tapi kembali tergantung SDM, trend saat ini justru yang kompeten tidak memiliki cukup kepercayaan diri untuk mengambil inisiatif," Terang Penda.

Pendidikan tani, investasi jangka panjang

Menurut H. Diaudin salah satu investasi jangka panjang adalah pendidikan dini mengenai pertanian. Minimal mengenalkan aktivitas menyenangkan mengenai pertanian, agar tumbuh kesadaran dalam diri anak tersebut.

"Kita harus investasi SDM untuk masa depan (Kecamatan) Kiarapedes. Potensi besar ini (SDA), lalu siapa yang mengolahnya?" Ujar H. Diaudin.

"Perlu ditanamkan (pada anak-anak) bahwa bertani itu menyenangkan. Minimal kita kenalkanlah terlebih dahulu, begitu," lanjut H. Diaudin.

Terhalang pandemi Covid-19

Jika saja tidak ada pandemi covid-19, Camat Kiarapedes berencana untuk melakukan roadshow pertanian ke setiap sekolah di Kecamatan Kiarapedes. Tujuannya untuk mengkampanyekan kesadaran potensi pertanian melalui aktivitas pertanian yang menyenangkan bagi anak sekolah.

Beliau mengaku sudah melakukan komunikasi dengan PT. Pupuk Kujang agar bisa membantu merealisasikan rencana tersebut.

"(PT) Kujang sudah saya kontak, mereka mau bantu," ujar H. Diaudin.

"Saya juga sudah hubungi Boti, petani HIDATA. Dia bisa jadi narasumber jika kegiatan ini dilaksanakan," pungkas H. Diaudin. (enjs)

Berlangganan via Email