-->

Wednesday, July 8

Sejarah sepeda motor pertama di Indonesia

Sejarah sepeda motor pertama di Indonesia


PurwakartaOnline.com - Sepeda motor memiliki sejarah yang sangat panjang di negeri ini. Sepeda motor bahkan sudah hadir sejak negara ini masih berada di bawah pendudukan Belanda dan masih bernama Hindia Belanda, Nederlands Indie. 

Data yang ada menyebutkan, sepeda motor hadir di Indonesia sejak tahun 1893 atau 115 tahun yang lalu.

Walaupun pada saat itu negara ini masih berada di bawah pendudukan Belanda, akan tetapi orang pertama yang memiliki sepeda motor di negeri ini bukan orang Belanda, melainkan orang Inggris. 

Orang tersebut adalah John C Potter, yang sehari-hari bekerja sebagai Masinis Pertama di pabrik gula Oemboel (baca Umbul) Probolinggo, Jawa Timur.

Dalam buku “Kreta Setan” (de duivelswagen) dikisahkan bagaimana John C Potter memesan sendiri sepeda motor itu ke pabriknya, Hildebrand und Wolfm├╝ller, di Muenchen, Jerman.

Sepeda motor itu didatangkan pada tahun 1893, satu tahun sebelum mobil pertama tiba di negara ini.  hal ini membuat John C Potter menjadi orang pertama di negeri ini yang menggunakan kendaraan bermotor.

Sepeda motor buatan Hildebrand und Wolfm├╝ller itu belum menggunakan rantai, roda belakang digerakkan secara langsung oleh kruk as (crankshaft). 

Sepeda motor itu belum dilengkapi persnelingnya, belum memakai magnet, aki (accu),  koil, dan kabel-kabel listrik.

Sepeda motor itu menyandang mesin dua silinder horizontal yang menggunakan bahan bakar bensin atau nafta. Diperlukan waktu sekitar 20 menit untuk menghidupkan dan mestabilkan mesinnya.

Pada tahun 1932, sepeda motor ini ditemukan dalam keadaan rusak di garasi di kediaman John C Potter. Sepeda motor itu teronggok selama 40 tahun di pojokan garasi dalam keadaan tidak terawat dan berkarat.

Atas bantuan montir-montir marinir di Surabaya, sepeda motor milik John C Potter itu direstorasi (diperbaiki seperti semula) dan disimpan di kantor redaksi mingguan De Motor. (sol)

Sumber: Facebook

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 Purwakarta Online | All Right Reserved