-->

Monday, June 8

The Power of Sosmed! 2 pekan ini warga net Purwakarta buktikan solidaritas via medsos

The Power of Sosmed! 2 pekan ini warga net Purwakarta buktikan solidaritas via medsos

manfaat-media-sosial-di-purwakarta-the-power-of-medsos-bayu-ardiansyah-athep-saputra-menolong


PurwakartaOnline.com – Dalam dua pekan ini terus terang kita dibuat terkagum-kagum dengan solidaritas yang ditunjukan oleh warga net Kabupaten Purwakarta.

Tidak saling mengenal juga tak saling bertemu, namun tidak menghalangi kemuliaan hati warga net Purwakarta untuk menolong sesamanya.

Apalagi dalam kondisi sekarang, pandemi covid-19 mengharuskan warga Purwakarta untuk menjaga jarak fisik, mobilitas pun terhenti artinya semua tidak kemana-mana.

Pandemi memaksa manusia untuk saling merenggangkan jarak, tapi ikatan batin kemanusiaan tetap terjaga kuat.

Persis seperti apa yang diutarakan oleh Irman Sahrul saat awal pandemi yang lalu.


Tokoh pemuda asal Kecamatan Cibatu ini mengatakan, "Corona harus dihindari, tapi ikatan sosial harus direkatkan!”.


Baca juga:
Irman Sahrul: Corona harus dihindari, tapi ikatan sosial harus direkatkan!


Mengenai solidaritas ini, saya ambil contoh dari dua kasus berikut.

Pengumpulan donasi untuk bayi penderita hidrosefalus dan netizen purwakarta mendonorkan darah untuk pasien kritis. 



Donasi untuk penderita hidrosefalus


Pertama dan terbaru adalah aksi solidaritas untuk seorang bayi bernama Bayu Ardiansyah.

Malang nian bayi ini, dalam usia 21 bulan terkena sebuah penyakit yang konon dinamakan hidrosefalus (entah bagaimana cara menulisnya).

Kata orang-orang, ada penumpukan cairan dalam otak yang menyebabkan tekanan, ini tentu sangat berbahaya.

Kemudian beredar di grup-grup facebook, ajakan untuk melakukan aksi solidaritas pengumpulan donasi untuk membantu Bayu Ardiansyah.





Salah satunya adalah yang dilakukan Simple Peduli!

Bersama para netizen dan komunitas lain, dalam satu minggu ini saja berhasil mengumpulkan donasi sebesar 8,5 juta rupiah untuk Bayu.

Mantap bukan?

Baca juga:Tanpa saling mengenal, Netizen Purwakarta berikan donasi untuk bayi penderita hidrosefalus

Kritis! Butuh darah AB



Oke, selanjutnya yang kedua adalah aksi seorang pemuda tampan yang berteriak di medsos demi mendapat donasi darah AB untuk saudara iparnya.

Dalam kondisi kritis dan perlu segera mendapat donor darah, Athep Saputra (kalau tidak salah), tidak tahu lagi harus berbuat apa.

Dengan medsos, via sebuah grup facebook purwakarta Athep berteriak minta tolong! 

Athep mencari pendonor darah AB, atau golongan darah apa pun, karena nantinya bisa ditukar di PMI.

Singkat cerita, para netizen segera memberikan simpati. Baik yang segera menanggapi di facebook dan ada juga yang segera ke lokasi memberikan donor.

Meskipun tidak semua lolos tes saat akan mendonorkan darahnya, tetapi kisah ini berujung 'happy ending'.


Pasien terselamatkan! 

Karena 4 dari 7 pendonor yang datang dinyatakan lolos tes, sehingga mencukupi untuk pasien bertahan hidup.



Baca juga:Dalam kondisi kritis, pemuda ini cari darah AB untuk saudaranya. Netizen datang menolong!


Swadaya bangun fasilitas sekolah

Oh, iya sebagai tambahan. Ini bukan tentang kondisi kritis seseorang. Tapi masih berkaitan dengan The Power of Medsos!

Di Kecamatan Kiarapedes sana, ada sebuah sekolah SD (maaf jika salah) yang sedang membangun beberapa fasilitas sekolah secara swadaya.

Keterbatasan dana membuat swadaya sempat hampir benar-benar terkendala, lalu musyawarah menyepakati untuk menghubungi para alumni.

Masih ada kendala, para alumni banyak yang telah berdomisili di luar daerah, nomor teleponnya pun banyak yang tidak diketahui.

Lagi-lagi, The Power of Medsos menunjukan bakatnya. Kendala jarak kembali diruntuhkan oleh kekuatan medsos.

Akhirnya banyak kemudian alumni yang ‘tahu’ kegiatan pembangunan swadaya di sekolah yang menjadi ‘almamaternya’.

Selanjutnya, dengan berbagai cara mereka, para alumni pun mengirimkan baktinya! 



Baca juga:
Gotong royong belum punah! Warga bangun fasilitas sekolah secara swadaya

Maaf jika tulisan ini berlebihan. Setidaknya itulah yang kami ketahui dari medsos juga.

Saya haturkan salam hormat saya setinggi-tingginya untuk para aktivis medsos yang sangat kreatif, mau bekerja keras dan penuh ketulusan!

Para aktivis yang sejatinya mereka itu baik hati, lalu memanfaatkan medsos untuk mengaktualisasikan ‘kebaikan hati’ mereka.

Sekian tulisan ini, saya dedikasikan untuk mereka, aktivis medsos baik hati yang kebanyakan ‘tidak dikenali’. (sol)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2020 Purwakarta Online | All Right Reserved