-->

Wednesday, June 3

5 negara industri porno terbesar di dunia

5 negara industri porno terbesar di dunia

PurwakartaOnline.com - Kami agak bingung pas lagi bahas bahan tulisan ini.

Yaitu mengenai negara terparah industri pornonya.

Setelah sedikit berselancar, ketemu artikel akurat.co (Rabu, 06 Mei 2020).

Di situ judulnya "Berikut 5 Negara dengan Industri Porno Terbesar, Ada Anggota ASEAN".

Kemudian kita bingungnya itu mau soroti tema ini dari mana, dari hal apa?

Karena empat negara dari 5 terbesar industri pornonya adalah negara dengan masa lalu yang lumayan kental dengan sejarah sebagai penjajah.

Lalu nyempil satu negara, yang konon tidak pernah dijajah. Loh kok industri pornonya lumayan besar?

Tadinya kami akan ulas, dengan perbandingan dan tambahan beberapa referensi.

Cari-cari tulisan yang bahas mengenai hubungan industri porno dengan sumber daya alam (SDA) di sebuah negara.

Satu dari kami sempat berasumsi, negara yang besar industri pornonya didorong oleh ketiadaan sumber daya alam di negeri tersebut.

nagara-paling-parah-besar-industri-porno-legal-bebas-akses
(Foto. Valeria Boltneva / pexels.com)

Ternyata tidak! Berdasarkan artikel di akurat.co ini, satu negara adalah negara yang potensi pertaniannya lumayan bagus seperti di indonesia.

Kenyataannya negara yang satu itu industri pornonya konon salah satu terbesar di Asia.

Oke, kita langsung ke TKP!

1. Amerika Serikat

Paige Jenning
Paige Jenning, salah satu icon industri gituan di Amerika Serikat. Awalanya si cantik ini adalah pialang saham di Wall Street, Amerika kini memakai nama panggung Veronica Vain (dailynews.com)

Padahal Amerika Serikat adalah negara adidaya, polisi dunia, pelindung dunia sekaligus negara yang melegalkan industri porno.

Bahkan alamaaak.... mereka sudah memiliki undang-undang yang mengatur bisnis porno ini.

Majalah-majalah yang menampilkan tubuh manusia secara polos dijual bebas di pasaran, pasar mana maksudnya ya?

Bahkan semua orang bisa membelinya secara online, nah ini mah sudah mayoritas kali.

Selain itu DVD dengan isi yang 'tidak benar' itu juga dijual dengan sangat bebas.

Beberapa toko di Amerika malah menjual khusus hal-hal porno ini.

Semua orang yang masuk bisa membeli barang yang disukai.

Orang di sana menganggap hal-hal porno ini sebagai bisnis.

Bukan sesuatu yang dianggap mampu merusak moral. Parah kan?

2. Jepang
Salah satu aktris panas Jepang
Jepang adalah salah satu negara paling maju di dunia namun melegalkan penjualan DVD dan Majalah dewasa.

Selain itu di negeri jagoannya industri elektronik dan otomotif ini juga terdapat yang namanya Love Hotel. Apaan tuh?

Hotel ini sengaja disewakan untuk memadu kasih atau hanya sekedar menyalurkan nafsu birahi.

Semua orang bisa menyewanya mulai dari anak sekolahan hingga pekerja yang sebenarnya sudah memiliki anak istri di rumah, ngeri bener!


Meski demikian, Pemerintah Jepang memiliki aturan yang ketat untuk hal-hal yang berkaitan dengan Industri Porno ini.

DVD dan Majalah boleh dijual secara bebas, namun harus diberi sensor pada bagian sensitif milik orang yang melakukan adegan tidak pantas itu.

Setelah hal itu dilakukan maka bisnis ini bisa dijalankan dengan sangat baik, jadi legal mungkin maksudnya?

Bahkan orang-orang bisa dengan mudah mendapatkan DVD tak pantas ini di sepanjang jalan tanpa harus bersembunyi-sembunyi untuk membelinya.

Baca juga: Purwakarta waspadai kos-kosan yang disalah-gunakan untuk lokasi mesum


3. Thailand


Nong Nat. (TribbunNews)
Bagi orang-orang barat, Thailand adalah surga dunia.

Di tempat ini segala hal bisa dilakukan termasuk hal-hal yang berhubungan dengan ranjang.

Jika anda ke Thailand, bar-bar yang menyediakan pertunjukan tidak senonoh ini gampang dicari.

Bahkan orang bule selalu datang ke sini untuk mendapatkan kesenangan secara seksual dari wanita lokal.

Pemerintah setempat membiarkan bisnis ini karena memang itulah yang menjadi daya tarik, pantas wisatanya maju!

Bahkan untuk masalah Majalah dan DVD tak pantas, anda bisa memperolehnya di jalanan.

Pemerintah tidak melarang berjualan Majalah dan DVD Porno.

Hanya pengaturan umur yang rata-rata 18 tahun ke atas.

Selebihnya, Industri ini akan tetap berjalan bahkan mudah ditemukan terutama di zona wisata seperti Phuket dan Bangkok.

Baca juga: Gadis nahas! Baru kenal 4 hari via online, disetubuhi dan ditusuk pisau



4. Selandia Baru

Nzherald.co.nz
Selandia Baru membebaskan bisnis maksiat baik Majalah atau DVD panas beredar di negaranya.

Hal ini dikarenakan bisnis seperti ini dianggap sebagai salah satu hak dari warga negara.

Apalagi Selandia Baru dikenal senangi salah satu negara liberal yang memberikan kebebasan kepada warga negaranya untuk berekspresi.

Salah satu Majalah paling laris di sana adalah NZX yang dimiliki pria berumur 50-an tahun.

Meski produk-produk dari Industri Porno ini dijual secara bebas, pemerintah masih memberikan filter untuk aksi maksiat yang melibatkan kekerasan dan juga anak.

Di negeri yang menghasilkan banyak produk olahan sapi dan susu ini, anda akan dengan mudah mendapatkan hal-hal tidak benar ini.

Bahkan banyak penjual menjajakan barang ini di jalanan secara bebas.

Baca juga: 732 pengidap HIV di purwakarta, mayoritas pria homo



5. Negara Eropa (hampir semua)

Film Apeman
Jika anda mengamati banyak sekali DVD tak senonoh yang keluar di pasaran. Hampir semuanya adalah produksi Eropa.

Hal ini menunjukkan jika negara di Eropa memperbolehkan bisnis-bisnis Porno seperti ini.

Bahkan banyak sekali bar-bar di sana yang menampilkan adegan tidak benar ini secara live, hampir setiap malam tanpa takut untuk dibredel oleh pihak kepolisian.

Banyak sekali orang yang beralih profesi menjadi model untuk film atau Majalah panas.

Mereka menganggap jika bisnis ini akan memberikan keuntungan yang sangat besar. Bahkan tidak akan ada matinya.

Bahkan bisnis maksiat seperti ini telah ada sejak ribuan tahun yang lalu dan sampai sekarang tidak pernah mati.

Inilah lima Negara Maju yang membiarkan bisnis maksiat berkembang pesat di wilayahnya.


Oalaaah...parah ya, gimana menurut anda pemirsa?

Nah, beruntung negara kita tidak termasuk 5 besar industri pornonya! Kasih pendapatnya di kolom komentar! (Ris)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2020 Purwakarta Online | All Right Reserved