24 April 2020



Oleh: Hasan Sidik, SE.,
"Urang godin yuk!"
Ini adalah kalimat ajakan, masih bias makna. Butuh tafsir. Mungkin juga butuh kamus.

Ajakan apa? Tak jelas.
Namun masyarakat Sunda di pedesaan sudah mafhum, ke mana arahnya.

Dipastikan, kalimat tersebut lelucon konyol untuk berbuka puasa secara ilegal.

Ilegal? Ya, ajakan untuk batal puasa.

Kok ngajak tidak benar? Hanya lelucon.
Tapi juga kata "godin" yang tak jelas siapa yang mengandung atau melahirkannya itu, kerap dipakai untuk menjelaskan orang tak berpuasa.

Apakah ada orang yang tak puasa? Ada saja. Tidak sedikit. Entah karena tak kuat menahan lapar, tak kuat iman, atau meremehkan perintah agama.

Tapi godin biasanya digunakan untuk orang yang tak puasa, secara sengaja, namun lokasinya ngumpet di saung sawah, di pinggir sungai, atau di kebun.

Orang yang godin tabi'atnya suka sembunyi-sembunyi. Mungkin urat-malunya tidak putus total.

Tradisi sosial di kampung dan pranata kehidupan urang Sunda menjadikan urang lembur terikat oleh sesamanya. Malu.

***

Kenapa kata godin yang dipakai? Tak ada yang mampu menjelaskan secara terperinci.

Di kamus2 juga tidak ada. Di kamus KBBI, coba cek dengan abjad "G". Gak ada kan? Di kamus basa Sunda juga tidak ada.

Patut diduga, godin itu berasal dari bahasa Arab, diadaptasi secara serampangan, oleh sekelompok etnis manusia Sunda.

Ghodin itu isim zaman. Waktu. Yaitu pagi. Waktu pagi.

Kata ghodin termaktub dalam niat puasa selepas tarawih yang selalu dikumandangkan secara berjama'ah.

"Nawaetu shaoma ghodin, an andai, fardi syahri, romadona, hadihisanati, fardo lillahita'ala".

Makna ghodin dalam niat puasa di atas adalah waktu pagi. Esok pagi.

Namun, sejak kapan kata tersebut diplesetkan kedalam buka ilegal? Saya belum nemu runtutan historisnya.

Dan trending-nya kata tersebut hanya setahun sekali, di bulan Ramadhan saja.

Sekalipun trending, semoga sekedar lelucon saja. Paling tidak sekedar heureuy, mengolok-olok orang yang buka puasa secara ilegal.

Adapun praksisnya, semoga orang lebih meningkat iman dan takwanya. Puasa sejatinya upaya menahan manusia dari perbuatan yang dilarang agama, selain haus dan lapar.

(24/4/2020)

_____
Warta Warga
Hasan Sidik adalah aktivis sosial-masyarakat desa, petani, pengusaha dan dikenal luas sebagai aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Salah satu bisnis yang dikelola oleh Hasan Sidik adalah Sembako Murah Purwakarta, yang bisa diakses secara online, atau melalui whatsapp.
your advertise here

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post
 
- -->