Jaya Pranolo, Camat Wanayasa menyampaikan sambutan dalam acara Musrenbang Kecamatan Wanayasa untuk proyeksi pembangunan di Tahun 2021. Wanayasa (6/2/2020)

PurwakartaOnline.com - Camat Wanayasa, Jaya Pranolo, S.STP, M.Si., memberikan sambutan dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Wanayasa.

Musrenbang ini adalah musyawarah untuk pembangunan pada tahun 2021, dilaksanakan di Aula Kantor Desa Wanayasa, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta hari ini, Kamis (6/2/2020). 

Dihadiri oleh perwakilan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Purwakarta, Anggota DPRD, OPD, Pendamping Desa, Kepala Desa se-Kecamatan Wanayasa dan Tokoh Masyarakat.

Jaya Pranolo menyatakan bahwa permasalahan di Kecamatan Wanayasa tidak jauh beda dengan kecamatan lain. Yakni seputar infrastruktur, padahal kenyataannya banyak sektor lain yang perlu digarap.

"Permasalahan di Kecamatan Wanayasa tidak jauh beda dengan kecamatan lain. Seputar infrastruktur, itu yang banyak dibahas," terang Jaya Pranolo di depan peserta Musrenbang.

"Padahal kenyataannya banyak sektor lain yang perlu digarap untuk kepentingan masyarakat," Jaya Pranolo lebih lanjut.

Selanjutnya, Jaya Pranolo menyempatkan diri mengabsen seluruh undangan yang harus menghadiri Musrenbang tersebut. Diantaranya, OPD dan Kepala Desa atau yang mewakili.

Jaya Pranolo sangat menyayangkan jika ada Kepala Desa yang tidak hadir dalam Musrenbang ini, atau pun jika ada halangan yang sangat penting bisa mewakilkan.

"Mumpung sekarang ada Bapeda, Pemda hadir. Masa dari Desa ada yang tidak hadir," terang Jaya Pranolo.

"Pemda akan menyampaikan program prioritas nya. Masa mau melaksanakan aspirasi masyarakatnya tapi tidak mau hadir Musrembang Kecamatan," lanjut Jaya Pranolo.

Jaya Pranolo juga menegaskan tentang gaya pembangunan saat ini yang dinamakan 'Pembangunan Partisipatif'.

Permasalahan-permasalahan yang ada, harus diselesaikan oleh banyak pihak terkait secara bersama-sama.

"Banyak permasalahan-permasalahan di Kecamatan Wanayasa, yang perlu diselesaikan oleh banyak kepala,"

"Ini yang dinamakan pembangunan partisipatif. Tidak musim lagi gaya pembangunan 'kumaha urang!'," pungkas Jaya Pranolo. (enjs)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post