Hariono, dalam sebuah pertandingan bersama Persib Bandung.


PurwakartaOnline.com - Pemain legendaris Persib, Hariono masuk ke dalam daftar pemain yang tidak akan lagi bersama Persib di musim depan.


Pelatih Persib, Albert menuturkan bahwa sudah ada dua pemain yang dipastikan tidak akan diperpanjang kontraknya dan Hariono termasuk salah satunya. 


"Sampai saat ini ada dua pemain yang sudah dikonfirmasi akan keluar, yakni Hariono dan Kevin," sebut Robert.


Hal ini cukup menggemparkan, para Bobotoh melemparkan cuitan melalui akun media sosial Twitter.


Hariono adalah Loyalitas!
Hariono telah menjalani karirnya di Persib selama 11 tahun sebagai seorang gelandang bertahan murni.


Loyalitasnya kepada tim dan totalitasnya saat bermain menjadi panutan bagi rekan lainnya di Persib Bandung.


Loyalitas dan totalitas Hariono juga mendapat pengakuan dari Bobotoh Persib, Hariono diakui sebagai legenda Persib, 


Hariono juga dikenal sebagai pribadi yang bermental baja, tekanan tinggi dari Bobotoh ia anggap sebagai motivasi.


“Saya ingin mengangkat trofi juara bersama Persib," 


"Tekanan dan fanatisme bobotoh justru menjadi dorongan motivasi agar saya bisa memberikan yang terbaik. Saya yakin bisa,” ungkap Hariono di Hotel Savoy Homann, 25 Februari, tahun 2008 silam.


Hariono, pernah menyatakan bahwa dia akan berada di Persib Bandung selama masih dibutuhkan.


"Saya akan tetap di Persib sampai Persib tak membutuhkan saya lagi," ujar Hariono.


Ucapan Hariono tersebut begitu berkesan bagi para Bobotoh.


Sehingga kutipan ucapan tersebut menjadi cuitan pada Bobotoh di Twitter.


Defensive Midfielder
Selama 11 tahun karirnya di Persib Hariono telah membukukan 1 buah gol.


Hariono memang seorang gelandang bertahan murni.


Ia dikenal sebagai pemain tengah lebih banyak berfungsi untuk menyaring serangan lawan sekaligus membantu barisan pertahanan Persib.


Hanya sesekali Haryono ikut menyerang hingga barisan pertahanan lawan atau masuk ke dalam kotak penalti tim lawan.


Seringkali Haryono hanya sampai ke depan kotak penalti dan melakukan tendangan jarak jauh atau long shot


Kemudian pada saat tim kehilangan bola, Hariono akan segera berlari ke jantung pertahanan dan memotong serangan lawan secepat mungkin.


Si Euweuh Kacape
Di usianya yang tidak muda lagi, belum diketahui Hariono selanjutnya akan bermain di klub mana atau mungkin akan pensiun.


Hariono memiliki banyak panggilan, Bobotoh kadang memanggilnya Si Euweuh Kacape (Si Gak Ada Capeknya).


Kadang juga Hariono dipanggil Mas Gondrong, sedangkan Komentator Televisi kerap menjuluki Hariono dengan sebutan Gattuso-nya Indonesia.

Baca juga: Untung Himen tidak ke Manchester United, jadi kita bisa menonton penampilannya di Wanayasa Football Cup 2019


Totalitas permainan Hariono
Seperti Gattuso, pemain AC Milan dan Timnas Italia, Hariono juga memiliki fisik yang kuat.


Setiap bermain ia selalu tampil dengan mobilitas yang sangat tinggi.


Ia juga seringkali bermain cukup kasar terutama saat mengamankan pertahanan tim.


Gattuso dan Hariono tidak pernah berleha-leha saat diturunkan. Mereka adalah pemain dengan tipe pekerja keras.


Kapten Pangeran Biru
Berkat senioritas dan jiwa kepemimpinannya, Hariono merupakan salah satu pemain Persib yang melingkar ban kapten di lengannya.


Kepergian Hariono adalah kesedihan jamaah Bobotoh Persib Bandung.


This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post