-->

Thursday, October 3

H. Diaudin inisiasi pelatihan pengurusan jenazah di Kiarapedes

H. Diaudin inisiasi pelatihan pengurusan jenazah di Kiarapedes

PurwakartaOnline.com - H. Diaudin, M.Si., Camat Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, menganjurkan agar sebagai muslim kita punya keterampilan untuk memandikan mayat.

Hal ini disampaikan saat Camat Kiarapedes menerima kunjungan para pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Kiarapedes di Rumah Dinas Camat (Kamis, 3/10/2019).
diaudin-camat-kiarapedes-purwakarta-pelatihan-pengurusan-jenazah
H. Diaudin, Camat Kiarapedes, Purwakarta, menerima kunjungan silaturahmi KBNU Kiarapedes, sekaligus koordinasi persiapan Peringatan Hari Santri Nasional di Kecamatan Kiarapedes.
Terdiri dari perwakilan dari pengurus Majlis Wilayah Cabang (MWC) NU, GP Ansor, Muslimat NU dan Fatayat NU.

Meskipun pengurusan jenazah hukumnya fardu kifayah, tapi Beliau pernah suatu ketika sedang studi di Bandung, mengalami kejadian yang tidak terduga.

Di suatu komplek perumahan, ada warga meninggal dunia. Sedangkan orang yang biasa mengurus jenazah sedang sibuk mengurus jenazah di tempat lain.

Hingga 7 jam, jenazah tidak diurusi, tidak ada satu orang pun yang bisa menggantikan mengurus jenazah.

Beliau pernah belajar mengurus jenazah di Pondok, tapi untuk mengurus jenazah asli sebenarnya belum pernah.

Tapi karena keadaan mendesak, Ia memberanikan diri untuk mengurus jenazah tersebut. Setelah sebelumnya mendapat izin dari pihak keluarga.

"Seminggu lebih, saya keingetan terus jenazah yang saya mandikan", ujar H. Diaudin mengenang.

Inspirasi pelatihan pengurusan jenazah
Setelah kejadian tersebut ia merasa terinspirasi untuk mengadakan pelatihan pengurusan jenazah, karena ternyata banyak warga yang tidak bisa.

Pertamakali pelatihan dilaksanakan di Bandung, ternyata banyak peserta yang mengikuti. Bahkan banyak permintaan untuk mengadakan lagi pelatihan.

Pelatihan pengurusan jenazah di Purwakarta
Di Purwakarta, H. Diaudin merasa khawatir saat pengurus jenazah berangkat umroh dan haji, bagaimana jika ada warga yang meninggal dunia.

Kebetulan saat itu sudah menjadi Pengurus Nahdlatul Ulama, segera ia bertanya kepada warga dan para ustadz setempat.

Setelah bermusyawarah, akhirnya pelatihan pengurusan jenazah dilaksanakan di Kecamatan Pasawahan, Purwakarta.

"Saya tanya, jika pa Fulan sedang umroh, siapa yang gantikan? Ternyata tidak ada. Karena itu saya adakan juga di Pasawahan", terang H. Diaudin kepada Purwakarta Online.

Pelatihan Pengurusan Jenazah di Kiarapedes
Dengan dasar tersebut, H. Diaudin yang saat ini menjadi Camat Kiarapedes, menginisiasi pelatihan pengurusan jenazah di Kecamatan Kiarapedes.

Setiap desa akan diminta untuk mengirimkan dua calon peserta pelatihan pengurusan jenazah.

"Bukan untuk 'mengkudeta' pengurus jenazah yang sudah ada. Tapi dalam situasi tertentu, jangan sampai ada jenazah yang terlambat diurus", terang H. Diaudin.

Saepulah, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Kiarapedes sangat mendukung gagasan H. Diaudin. Menurutnya, pemuda juga membutuhkan keterampilan pengurusan jenazah tersebut.

"Bagus itu, gagasan Pak Camat jangan dianggap remeh. Kami (GP Ansor) siap dukung pelaksanaannya", ungkap Saepulah kepada Purwakarta Online.

_____________
Kontributor: Ezza Saputra
Editor: Sastrajaya M.

Tag: #Kiarapedes, #Purwakarta, Religi, Education

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2020 Purwakarta Online | All Right Reserved