PurwakartaOnline.com - Sempat sulit diidentifikasi, sekadar menemukan namanya sekalipun. Itulah kopi Liberika di Purwakarta. Buah cherrynya sangat besar, tapi bobot greenbeannya menyusut parah, pohonnya sangat tinggi, usia pohonnya mungkin puluhan tahun bahkan mungkin lebih.
Bentuk greenbean kopi liberika purwakarta (paling kiri, dibanding arabika (tengah) dan robusta (paling kanan). Sumber: Enjang Sugianto

Bentuk greenbean kopi liberika purwakarta (paling kiri, dibanding arabika (tengah) dan robusta (paling kanan). Sumber: Enjang Sugianto

"Ketika mulai dicari tahu, ada yang sebut kopi (liberika) ini, kopi jawa, typica buhun, abria, excelsa. Hahahaaaa....kopi kontroversial....hahahaaa....", Enjang Sugianto, petani yang sedang terobsesi dengan kopi liberika purwakarta ini, tertawa mengenang ketika mulai berusaha mengidentifikasi kopi yang menurutnya sangat aneh dan langka di daerahnya ini.

Dari gambar diatas dapat dilihat perbedaan greenbean tiga varietas kopi tersebut:
  • Liberika (kiri): Relatif lebih panjang dari dua varietas kopi lainnya, warna agak kuning, garis belahan tengah meliuk-liuk, salah satu ujung bijinya meruncing.
  • Arabika (Tengah): Lonjong memanjang tapi relatif lebih pendek dari liberika dan lebih panjang dari robusta, warna agak kelabu, garis tengah tidak lurus.
  • Robusta (kanan): Relatif paling kecil, pendek, bulat, berwarna agak pucat (boleas), garis tengahnya cenderung lurus.

Khusus untuk Kopi Liberika Purwakarta, yang unik adalah ada rasa seperti robusta tapi ada rasa asamnya seperti arabika, kemudian ada sensasi wangi cempedak yang menghanyutkan.

"Bernilai historis! Kalo mau coba kopi liberika purwakarta, bisa beli di saya. Sebagian dijual, sedikit. Atau ke K&B, di sana diroasting, stoknya sedikit banget", Enjang menyarankan, seraya memberikan nomor whatsapp ( 081909370109 ).
your advertise here

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post