PurwakartaOnline.com – Dilansir dari Tribun-Medan.com (22/8/2019), yang memuat berita tentang 2 kasus bunuh diri. Satu, kasus mahasiswi cantik asal Aceh bernama Lia Yulrifa (25) yang bunuh diri dua hari menjelang pernikahan. Lia ditemukan tergantung di kusen pada Rabu siang, tanggal 21/8/2019.
Lia Yulrifa, korban bunuh diri dengan cara gantung diri di Aceh (
Kedua, Akhmad Mulyadi Noor (28), pria asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan ini bunuh diri pada hari Sabtu (21/1/2017). Padahal sehari sebelumnya Ia baru saja menikah (Jum’at, 20/1/2017). Rencananya resepsi akan dilaksanakan pada hari Minggu, atau dua hari setelah akad nikah.

Baik kasus Lia maupun maupun Akhmad sama-sama gantung diri, sama-sama memiliki situasi berdekatan dengan acara pernikahan dan sama-sama meninggalkan surat wasiat yang diduga ditulis oleh korban sendiri.

Berikut isi surat wasiat Lia Yulrifa:
Mama Maafin Lia.
Lia sudah buntu jalannya. Lia rasa ini adalah jalan satu-satunya untuk menebus kesalahan yang ada pada bang hendra.
Lia sudah ingkar janji kepada mama dan bang hendra.

Maafin Lia Ma, Ayah, Adek, Kakan Eza. Lia sayang kali sama mama, Ayah dan adek Lia. Tapi Lia belum bisa membahagiakan kalian.
Maaf.
Jenazah Akhmad Mulyadi Noor dibawa ke Rumah Sakit.
Sedangkan surat wasiat yang diduga ditulis oleh korban, Akhmad Mulyadi Noor isinya juga seputar permintaan maaf karena tidak bisa membahagiakan orang tua beserta anaknya. Surat tersebut berdasarkan keterangan Irus, ketua RT setempat.

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post