Sunday, February 3

Wafa Robia meninggal dunia, Pegiat Perhutanan Sosial dan Caleg PKB Kota Ciamis

Wafa Robia meninggal dunia, Pegiat Perhutanan Sosial dan Caleg PKB Kota Ciamis

Wafa Robia (kiri), pejuang Perhutanan Sosial, anggota Fatayat NU dan Caleg PKB Kota Ciamis (screenshot DP/status WA)

PurwakartaOnline.com - Telah meninggal dunia seorang pejuang Perhutanan Sosial dari Ciamis, Almarhumah bernama Wafa Robia.

Sehari setelah menikah Almarhumah sempat keluhkan rasa sakit di bagian lambung.

Setalah menjalani proses operasi, Almarhumah meninggal dunia empat hari kemudian.

Beredar kabar dalam sebuah grup whatsapp-nya para pegiat Perhutanan Sosial. 

Bahwa hari Jum'at, tanggal 1 Pebruari 2019, jam 00.00 WIB, Wafa Robia meninggal dunia.

Sebelumnya, anggota grup terheran-heran setelah nama Wafa Robia 'keluar grup' secara tiba-tiba.

Kemudian segera terkonfirmasi setelah sahabatnya yang juga merupakan anggota grup memberikan informasi tentang meninggalnya Almarhumah.

Caleg PKB Kota Ciamis
Berdasarkan penelusuran, seorang sahabatnya menuturkan bahwa almarhumah saat ini terdaftar sebagai anggota Fatayat NU serta Caleg dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kota Ciamis.

Almarhumah Wafa Robia juga merupakan Ketua Tanfidziyah PKB Pengurus Anak Cabang (PAC) Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis.

Ditengah kesibukannya, Almarhumah masih menyempatkan diri untuk memperjuangkan para petani penggarap hutan di daerah sekitar Ciamis.

Melalui pengajuan SK Perhutanan Sosial ke Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan pendampingan kepada para petani.

Dituturkan oleh seorang sahabatnya yang bernama Siti Sa'adah, dalam kondisi sakit lambung Almarhumah tidak mengendurkan aktivitas.

Bahkan rekan-rekan pegiat Perhutanan Sosial, tidak menyangka bahwa selama ini Almarhumah dalam kondisi sakit lambung.

Pengarainya yang senantiasa ceria, ternyata menyimpan 'sakit' yang dipendam.

Status WA terakhirnya begitu mengharukan, dengan display picture menggunakan kerudung dan topi Perhutanan Sosialnya:
"Hentikan akalmu, gunakanlah qalbumu agar lbih dkat lg dgn DIA".

Almarhumah meninggalkan dua orang putera dari pernikahan pertamanya.

Serta seorang suami yang baru 5 hari menikah dengan Almarhumah. (son)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 Purwakarta Online | All Right Reserved